1TULAH.COM – Pengacara Hotman Paris Hutapea menyatakan kliennya, Raffi Ahmad, akan menggelar konferensi pers pada Kamis (11/6) untuk memberikan penjelasan terkait munculnya namanya dalam penyidikan kasus dugaan korupsi impor barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Menurut Hotman, konferensi pers dijadwalkan berlangsung pukul 14.00 WIB dan akan menjadi kesempatan bagi Raffi Ahmad untuk menjawab berbagai pertanyaan publik mengenai keterkaitannya dengan perkara yang saat ini ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Nama Raffi Ahmad mencuat setelah disebut dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi yang melibatkan perusahaan kargo Blueray Cargo.
Dalam persidangan terungkap adanya informasi mengenai pengiriman sejumlah barang elektronik dari Amerika Serikat ke Indonesia melalui jaringan perusahaan tersebut.
KPK kemudian mengonfirmasi bahwa nama Raffi memang sempat muncul dalam proses penyidikan. Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, menyebut Raffi diketahui pernah menitipkan barang elektronik melalui Blueray Cargo saat berada di Amerika Serikat.
Meski demikian, KPK menegaskan informasi tersebut tidak dikembangkan lebih lanjut karena belum ditemukan fakta yang menguatkan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari rangkaian tindak pidana korupsi yang sedang disidik.
Oleh karena itu, hingga saat ini Raffi Ahmad belum pernah dipanggil atau diperiksa dalam perkara tersebut.
Kasus yang ditangani KPK bermula dari operasi tangkap tangan pada Februari 2026 terkait dugaan suap dan gratifikasi dalam pengurusan impor barang tiruan atau barang KW di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.
Sejumlah pejabat Bea Cukai serta pihak swasta, termasuk pemilik Blueray Cargo, telah ditetapkan sebagai tersangka dan menjalani proses hukum di pengadilan.
Melalui konferensi pers yang akan digelar, Raffi Ahmad diharapkan dapat memberikan klarifikasi langsung kepada publik terkait informasi yang berkembang dalam persidangan maupun penyidikan kasus tersebut.
Penulis : Laili R


![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)





![Oditur Militer menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/hakim-tni-225x129.jpg)
![Jemaah haji Murung Raya tiba di Kampung halaman dengan Selamat dan disambut langsung oleh bupati Mura Heriyus, Rabu (10/06/2026]. (Foto : Diskominfo SP Mura).](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/FB_IMG_1781069395056-225x129.jpg)






![Oditur Militer menunjukkan barang bukti berupa pakaian yang digunakan korban pada sidang lanjutan kasus penyiraman air keras kepada aktivis KontraS Andrie Yunus di Pengadilan Militer II-08, Jakarta, Rabu (6/5/2026). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nym]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/hakim-tni-360x200.jpg)
![Jemaah haji Murung Raya tiba di Kampung halaman dengan Selamat dan disambut langsung oleh bupati Mura Heriyus, Rabu (10/06/2026]. (Foto : Diskominfo SP Mura).](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/FB_IMG_1781069395056-360x200.jpg)




![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


