1TULAH.COM-Rivalitas tensi tinggi antara Indonesia dan Vietnam di panggung sepak bola Asia Tenggara kembali tersaji secara dramatis. Timnas Indonesia U-19 sukses mengamankan tiket ke babak semifinal Piala AFF U-19 2026 setelah menumbangkan rival abadi mereka, Vietnam, dalam laga pamungkas fase grup yang digelar di Stadion Utama Sumatra Utara.
Kemenangan tipis namun krusial ini tidak hanya menegaskan dominasi mental anak asuh Indonesia di bawah tekanan tinggi, tetapi juga menjaga rekor sempurna Garuda Muda yang menyapu bersih seluruh laga fase grup dengan raihan 9 poin sempurna.
Babak Pertama: Gol Reno Salampessy dan Petaka Cedera
Sejak peluit pertama berbunyi, pertandingan langsung berjalan dengan ketat. Benturan fisik yang keras tidak terhindarkan dari kedua kesebelasan yang sama-sama mengincar posisi puncak demi kelolosan otomatis ke semifinal. Strategi fisik yang diterapkan skuad Indonesia sejak awal terbukti ampuh meredam agresivitas serangan Vietnam.
Momen Pemecah Kebuntuan (Menit 22): Lini belakang Vietnam melakukan kesalahan fatal dalam mengantisipasi serangan. Arkhan Kaka dengan cerdik memanfaatkan momentum tersebut untuk melepaskan sundulan terarah ke dalam kotak penalti. Bola liar langsung disambar oleh Reno Salampessy yang sukses mengecoh barisan pertahanan lawan sebelum menceploskan bola ke dalam gawang. Skor berubah 1-0 untuk keunggulan Indonesia.
Namun, kegembiraan publik tuan rumah sempat terganggu pada menit ke-34. Sang pencetak gol, Reno Salampessy, terpaksa harus ditarik keluar lapangan lebih cepat akibat mengalami cedera yang cukup serius.
Paruh Kedua: Perubahan Taktik dan Tensi yang Memanas
Memasuki babak kedua, Vietnam mengubah pola permainan mereka menjadi lebih sabar dengan mengandalkan skema serangan dari sektor sayap. Guna mengantisipasi perubahan tersebut dan merebut kembali penguasaan bola, tim pelatih Indonesia langsung melakukan penyegaran taktik di lini tengah.
Dua gelandang kreatif, Amar Birkic dan Welber Jardim, dimasukkan secara bersamaan untuk menyeimbangkan lini vital Indonesia.
Namun, tekanan bertubi-tubi dari tim tamu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-74. Melalui skema sepak pojok, penggawa Vietnam Nguyen Quoc Khanh sukses mengonversi umpan lambung menjadi gol lewat sundulan tajam yang gagal dihalau oleh kiper Dafa Al Gasemi. Skor menjadi imbang 1-1.
Gol penyeimbang tersebut memicu ketegangan yang semakin memuncak di atas lapangan. Panasnya atmosfer pertandingan bahkan sempat menyebabkan kericuhan antarpemain sebanyak dua kali.
Drama Injury Time: Eksekusi Dingin Evanddra Florasta
Saat pertandingan tampaknya akan berakhir dengan skor imbang, petaka mendatangi kubu Vietnam di masa injury time. Akibat tekanan sporadis dari lini serang Indonesia, bek Vietnam melakukan pelanggaran keras di area terlarang. Wasit Tanimoto Ryo yang memimpin laga tanpa ragu langsung menunjuk titik putih.
Evanddra Florasta yang maju sebagai algojo penalti menunjukkan ketenangan luar biasa di bawah tekanan psikologis yang masif. Dengan sepakan terarah, ia berhasil mengecoh penjaga gawang Vietnam dan mengubah skor menjadi 2-1.
Skor ini bertahan hingga peluit panjang ditiupkan, memastikan Indonesia keluar sebagai juara Grup A dan melangkah mantap menuju babak empat besar.
Susunan Pemain Kedua Tim
Timnas Indonesia U-19:
Dafa Al Gasemi (PG); Muhammad Algazani Dwi, Muhamad Ibrah, Putu Panji; Eizar Jacob, Reno Salampessy, Muhammad Isfandyar, Fabio Azkairawan; Arkhan Kaka, Dimas Adi Prasetyo, Nazriel Alfaro.
Timnas Vietnam U-19:
Xuan Tin Hoa (PG); Nguyen Quac Khanh, Hoang Minh Hoi, Le Tan Dung, Nguyen Van Khanh; Hoang Trong Duy, Tran Gia Hung, Nguyen Tan Minh; Nguyen Van Bach, Hoang Cong Hau, Nguyen Trong Duc Vu. (Sumber:Suara.com)

![Raffi Ahmad sakit [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rafi-sakit-360x200.jpg)



![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




![Pelemahan nilai tukar rupiah hingga menembus Rp17.800 per dolar AS memicu kenaikan harga bahan makanan, deterjen, popok, ponsel hingga mobil. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/06/rupiah-lemah-lagi-225x129.jpg)












![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)


