1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menargetkan pelimpahan berkas perkara dugaan korupsi kuota haji dengan tersangka mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, dilakukan setelah seluruh rangkaian ibadah haji 2026 selesai.
Langkah tersebut diambil untuk memastikan proses persidangan tidak mengganggu pelaksanaan penyelenggaraan haji yang masih berlangsung.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengatakan banyak saksi dalam perkara tersebut saat ini masih bertugas dalam penyelenggaraan haji 2026.
Karena itu, KPK memilih menunggu hingga musim haji berakhir agar proses hukum dapat berjalan lebih efektif tanpa mengganggu tugas para saksi.
Kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 mulai disidik KPK pada Agustus 2025. Pada Januari 2026, KPK menetapkan Yaqut bersama staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz, sebagai tersangka.
Berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan, kerugian negara dalam perkara tersebut mencapai Rp622 miliar.
Dalam perkembangannya, KPK telah menahan Yaqut dan Ishfah serta menetapkan dua tersangka tambahan, yakni Ismail Adham dan Asrul Aziz Taba.
Penyidik saat ini terus merampungkan pemberkasan sebelum perkara dilimpahkan ke tahap penuntutan dan persidangan.
Penulis : Laili R

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

