Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Ryamizard Ryacudu saat akan laksanakan sertijab Menteri Pertahanan ke Prabowo Subianto. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

Momen Ryamizard Ryacudu saat akan laksanakan sertijab Menteri Pertahanan ke Prabowo Subianto. (Suara.com/Fakhri Fuadi)

1TULAH.COM-Kabar duka mendalam menyelimuti dunia militer dan pemerintahan Indonesia. Mantan Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019, Jenderal (Purn) TNI Ryamizard Ryacudu, dikabarkan meninggal dunia pada Ahad (31/5/2026) siang.

Kepergian sosok jenderal senior ini menjadi kehilangan besar bagi bangsa, mengingat kontribusinya yang panjang dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lingkungan TNI, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) tersebut mengembuskan napas terakhirnya pada pukul 14.03 WIB. Almarhum meninggal dunia di ruang Cardiac Intensive Care Unit (CICU) Rumah Sakit Kepresidenan Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

Ryamizard dilaporkan berpulang setelah menjalani perawatan intensif akibat sakit. Dalam beberapa waktu terakhir, kondisi kesehatan tokoh militer kelahiran Palembang ini memang dikabarkan terus menurun, hingga akhirnya harus dilarikan ke rumah sakit rujukan utama TNI tersebut. Saat ini, jenazah almarhum tengah dalam proses pemulasaraan sebelum dibawa ke rumah duka.

Rencana Persemayaman dan Penghormatan Militer

Pihak keluarga hingga kini masih membahas rencana lebih lanjut mengenai lokasi rumah duka, prosesi persemayaman, serta jadwal pemakaman almarhum. Namun, sebagai tokoh bangsa yang memegang tanda jasa bintang lima dan pernah mengemban amanah sebagai menteri, almarhum dipastikan akan dimakamkan dengan upacara militer penuh sebagai bentuk penghormatan terakhir dari negara.

Baca Juga :  Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Suasana di RSPAD Gatot Soebroto sendiri mulai ramai didatangi oleh sejumlah pejabat negara, kerabat dekat, dan jajaran tokoh militer senior yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir serta menyampaikan rasa belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Profil dan Karier Cemerlang Sang Jenderal Ketegasan

Lahir pada 21 April 1950, Ryamizard Ryacudu dikenal luas sebagai salah satu tokoh militer senior Indonesia yang memiliki karakter tegas dan berprinsip kuat. Lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1974 ini meniti karier dari bawah, mulai dari komandan pasukan di lapangan hingga berhasil mencapai puncak kepemimpinan di Angkatan Darat.

Berikut adalah beberapa jabatan strategis yang pernah diemban oleh almarhum semasa hidupnya:

  • Pangdam V/Brawijaya (1999)

  • Pangdam Jaya/Jayakarta (1999–2000)

  • Pangkostrad (2000–2002)

  • Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) periode 2002–2005

  • Menteri Pertahanan RI periode 2014–2019 di bawah kabinet Presiden Joko Widodo

Selama menjabat sebagai KSAD, Ryamizard dikenal sangat dicintai oleh anggotanya karena kepeduliannya yang tinggi terhadap kesejahteraan prajurit serta penguatan doktrin internal TNI.

Baca Juga :  Kuntadi Disodorkan Jadi Jampidsus Baru Gantikan Febrie Adriansyah, Mensesneg: Proses TPA Dipercepat!

Warisan Berharga: Penggagas Program Bela Negara

Langkah monumental Ryamizard yang paling membekas di benak publik adalah ketika ia menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Ia menjadi tokoh yang sangat vokal mengumandangkan konsep Bela Negara ke seluruh penjuru tanah air.

Bagi Ryamizard, ancaman kedaulatan di era modern tidak lagi sekadar agresi fisik militer, melainkan ancaman non-fisik berupa penyebaran paham radikalisme, terorisme, dan infiltrasi ideologi asing yang berpotensi merusak sendi-sendi Pancasila. Program Bela Negara yang diinisiasinya sukses menjadi salah satu warisan penting dalam cetak biru kebijakan pertahanan Indonesia hingga hari ini.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSPAD maupun perwakilan keluarga belum merilis rincian medis mendalam mengenai riwayat penyakit yang diderita almarhum. Kendati demikian, ucapan duka dan doa terus mengalir deras di berbagai grup percakapan purnawirawan TNI, instansi pemerintahan, serta media sosial dari masyarakat yang menghormati jasa-jasa sang jenderal.

Selamat jalan, Jenderal. Tunai sudah janji bakti pada Ibu Pertiwi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:37 WIB

Siap Gerakkan Ekonomi Desa, 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih Mulai Ditugaskan Agustus 2026

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:16 WIB

Datangi Kejagung Hari Ini, Hotman Paris Seret Nama Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Berita Terbaru