Pulang dari Prancis, Prabowo Hasilkan Kesepakatan Rp61,25 Triliun

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 20:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Biro Pers Istana]

Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Biro Pers Istana]

1TULAH.COM – Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Prancis menghasilkan empat kesepakatan komersial senilai 3,5 miliar dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp61,25 triliun.

Kesepakatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Prancis.

Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI menyebut kesepakatan itu dicapai dalam peluncuran France-Indonesia High Level Business Council yang berlangsung pada 28 Mei 2026. Acara tersebut turut disaksikan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani mengatakan forum tersebut menjadi wadah strategis untuk mendorong peningkatan investasi, perdagangan, dan kerja sama bisnis yang memberikan manfaat bagi kedua negara.

Baca Juga :  Argentina vs Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026: Mengulang Memori Ikonik 1986 dan 1998

Menurutnya, forum itu mempertemukan sekitar 30 pemimpin perusahaan dan pelaku industri utama dari Indonesia serta Prancis.

Dewan bisnis tingkat tinggi tersebut dipimpin bersama oleh CEO Danone Antoine de Saint-Affrique yang juga menjabat Chair France-Indonesia Business Council MEDEF International dan Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
Total kapitalisasi pasar perusahaan yang terlibat dalam forum tersebut mencapai sekitar 1,3 triliun dolar AS.

Baca Juga :  Kuntadi Disodorkan Jadi Jampidsus Baru Gantikan Febrie Adriansyah, Mensesneg: Proses TPA Dipercepat!

Rosan menilai meningkatnya kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia menunjukkan posisi Indonesia sebagai mitra strategis dengan prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif.

Ke depan, Dewan Bisnis Indonesia-Prancis menargetkan nilai perdagangan bilateral meningkat hingga tiga kali lipat pada 2035.

Presiden Prabowo telah kembali ke Indonesia pada Sabtu (30/5) setelah menyelesaikan rangkaian kunjungan kerjanya di Prancis.

Kedatangannya di Lanud Halim Perdanakusuma disambut sejumlah pejabat negara, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Berita Terbaru