Panduan Lengkap Cara Memilih Hewan Kurban yang Sehat dan Sesuai Syariat

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tips memilih hewan kurban (Freepix/jcomp)

Tips memilih hewan kurban (Freepix/jcomp)

1TULAH.COM-Menjelang perayaan Iduladha, antusiasme masyarakat untuk menunaikan ibadah kurban biasanya meningkat tajam. Hewan kurban bukan sekadar simbol, melainkan wujud ketaatan yang harus dipenuhi syarat-syaratnya.

Kementerian Pertanian Republik Indonesia serta BAZNAS terus mengimbau agar masyarakat tidak hanya tergiur harga murah atau ukuran yang besar. Faktor kesehatan, kebersihan, dan kesesuaian dengan syariat Islam adalah poin utama agar ibadah kurban sah dan memberikan manfaat maksimal bagi penerimanya.

Berikut adalah 6 tips memilih hewan kurban yang baik sesuai standar Kementerian Pertanian dan ketentuan syariat.

1. Pastikan Jenis Hewan Sesuai Syariat Islam

Hal pertama yang harus dipastikan adalah jenis hewannya. Di Indonesia, hewan ternak yang diperbolehkan untuk kurban meliputi:

  • Kambing atau Domba

  • Sapi atau Kerbau

  • Unta (untuk wilayah tertentu)

Hewan-hewan ini telah ditetapkan sebagai hewan ternak yang sah untuk berkurban. Pastikan Anda membeli hewan dari jenis-jenis tersebut agar ibadah Anda sah secara hukum agama.

2. Perhatikan Syarat Usia Minimal Hewan

Usia hewan kurban adalah syarat mutlak yang tidak boleh diabaikan. Berdasarkan ketentuannya, berikut batas usia minimal hewan kurban:

  • Kambing/Domba: Minimal berusia 1 tahun.

  • Sapi/Kerbau: Minimal berusia 2 tahun.

Tips Ahli: Cara paling mudah mengecek usia adalah dengan melihat gigi susu hewan tersebut. Jika dua gigi susu bagian depan sudah tanggal dan digantikan dengan gigi tetap (pangkur), itu tandanya hewan sudah cukup umur.

3. Cek Kondisi Kesehatan Hewan Secara Detail

Hewan kurban wajib dalam kondisi prima. Kementerian Pertanian menyarankan untuk memeriksa ciri-ciri fisik berikut:

  • Mata: Terlihat cerah, bening, dan tidak berair/belekan.

  • Bulu: Bersih, mengilap, dan tidak kusam atau berdiri.

  • Nafsu Makan: Lahap dan lincah saat bergerak.

  • Cairan: Tidak ada cairan berlebih yang keluar dari hidung atau mulut.

Baca Juga :  Perbup Nomor 14 Tahun 2026 Jadi Landasan Pembangunan Kependudukan Murung Raya

Sangat disarankan untuk meminta Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) dari pedagang sebagai bukti otentik bahwa hewan telah diperiksa oleh dinas terkait.

4. Pastikan Hewan Tidak Memiliki Cacat Fisik

Dalam syariat Islam, hewan dengan cacat berat dianggap tidak sah untuk dikurbankan. Hindari memilih hewan yang:

  • Buta (salah satu atau keduanya).

  • Pincang atau sulit berjalan.

  • Telinga atau ekor terpotong secara signifikan.

  • Sakit parah yang terlihat jelas.

Lakukan pemeriksaan menyeluruh dari kepala hingga kaki sebelum melakukan transaksi.

Baca Juga :  Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

5. Pilih Hewan yang Gemuk dan Berjenis Kelamin Jantan

Kualitas daging sangat dipengaruhi oleh kondisi fisik hewan. Pilihlah hewan yang memiliki tubuh berisi (gemuk) dan tidak kerempeng. Hewan yang kurus berisiko memiliki masalah kesehatan atau kurang gizi.

Selain itu, sangat disarankan memilih hewan jantan dengan kriteria:

  • Tidak dikebiri.

  • Memiliki buah zakar lengkap (dua buah) dengan bentuk dan letak yang simetris.

6. Membeli di Tempat Penjualan Resmi dan Bersih

Lokasi peternakan atau penjualan sangat memengaruhi higienitas hewan. Pilihlah tempat yang:

  • Mendapat pengawasan dari Dinas Peternakan atau lembaga resmi.

  • Jauh dari tempat pembuangan sampah (TPS) untuk menghindari kontaminasi zat berbahaya.

  • Memiliki lingkungan yang bersih dan sirkulasi udara yang baik.

Memilih hewan kurban memerlukan ketelitian ekstra. Dengan mengikuti panduan di atas, Anda tidak hanya memastikan ibadah kurban sah sesuai syariat, tetapi juga menjamin daging yang dibagikan nantinya berkualitas tinggi dan aman dikonsumsi oleh masyarakat.

Selamat menjalankan ibadah kurban, semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah
Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH
Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis
Komisi I DPRD Kalteng Minta Sinergi Tangani Karhutla di Konsesi PT Adaro, Walhi Catat Ratusan Hotspot!
Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang
Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri
Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda
Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?
Tag :

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:03 WIB

Digelar 8 Hari di Tamiang Layang, Bartim Expo 2026 Jadi Ajang Dorong Ekonomi Daerah

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:56 WIB

Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur: Momentum Perkuat Sinergi Menuju Bartim SEGAH

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:50 WIB

Momentum HUT ke-14 IWO, PWI dan IWO Bartim Perkuat Kebersamaan Jurnalis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 17:30 WIB

Dua Hari Membara! Karhutla di Kotawaringin Barat Capai 10 Hektare, Pemadaman Terhalang Angin Kencang

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:25 WIB

Gelombang Sanksi Nakes Hina Pasien BPJS di Threads: Dari Pemecatan Hingga Pengunduran Diri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 12:22 WIB

Heriyus: Festival Budaya Harus Jadi Ruang Edukasi dan Inspirasi Generasi Muda

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:51 WIB

Angka Kemiskinan Turun tapi Biaya Hidup Melonjak, Mengapa Ekonomi Terasa Makin Sulit?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:41 WIB

Raisa Komentar “Kue Putu” di Unggahan Mathis Molinie, Sinyal Kedekatan Makin Kuat?

Berita Terbaru