BBM Langka di Puruk Cahu, Harga Eceran Tembus Rp25 Ribu per Liter

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dampak kelangkaan BBM memhuat antrian panjang di SPBU dalan kota Puruk Cahu, Jumat (8/05/2026).. foto : 1tulah.com)

Dampak kelangkaan BBM memhuat antrian panjang di SPBU dalan kota Puruk Cahu, Jumat (8/05/2026).. foto : 1tulah.com)

1tulah.com, Puruk Cahu – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) kembali terjadi di Kota Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Kondisi tersebut memicu antrean panjang di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) maupun POM mini dalam beberapa hari terakhir.

Dampak dari terbatasnya pasokan BBM itu membuat harga jual di tingkat pengecer melonjak tajam. Harga Pertalite bahkan tembus hingga Rp25 ribu per liter, sementara Pertamax dijual dengan harga yang juga tinggi akibat sulitnya pasokan.

Puncaknya, Jumat (8/5/2026), antrean kendaraan roda dua maupun roda empat terlihat mengular di SPBU di Kota Puruk Cahu. Warga rela mengantre selama berjam-jam demi mendapatkan BBM, terutama jenis Pertalite dan Pertamax.

Baca Juga :  Sinode Umum XXV GKE Perkuat Pelayanan dan Persaudaraan di Kalimantan

Selain di SPBU, masyarakat juga mengeluhkan sulitnya memperoleh BBM di tingkat pengecer karena banyak kios eceran kehabisan stok. Kalaupun tersedia, harga jual jauh lebih mahal dibandingkan harga normal.

Situasi tersebut mulai berdampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Sejumlah warga mengaku terpaksa mengurangi mobilitas karena tingginya harga bahan bakar, termasuk pelaku usaha kecil yang sangat bergantung terhadap ketersediaan BBM untuk menjalankan usaha mereka.

Hingga kini, penyebab pasti kelangkaan BBM masih belum diketahui secara pasti. Namun masyarakat menduga terjadi keterlambatan distribusi atau hambatan penyaluran pasokan ke wilayah Murung Raya.

Baca Juga :  Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Murung Raya, Lulus Riadi, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut dan meminta pemerintah daerah serta pihak terkait segera mengambil langkah cepat agar kelangkaan BBM tidak berlangsung lama.

“Kelangkaan BBM ini tentu berdampak terhadap roda perekonomian masyarakat dan dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Kami berharap ada penanganan cepat dari pemerintah dan pihak terkait,” ujarnya.

Masyarakat berharap distribusi BBM ke Kabupaten Murung Raya dapat segera kembali normal sehingga aktivitas ekonomi, transportasi, dan kebutuhan warga tidak terus terganggu akibat langka dan mahalnya bahan bakar.

Berita Terkait

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara
Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal
Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:45 WIB

Bongkar Rekayasa Ujaran Kebencian di Balik Isu LGBTQ, FAMM Indonesia: Pengalihan Isu Kejahatan Negara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Isu Reshuffle Kabinet Agustus 2026: Menteri PU Dody Hanggodo Terancam Diganti Usai Gejolak Internal

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Berita Terbaru