1TULAH.COM – Kepolisian Negara Republik Indonesia menegaskan bahwa proses rekrutmen Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian Tahun Anggaran 2026 hanya dilakukan melalui satu jalur, yakni jalur reguler tanpa adanya kuota khusus.
Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai informasi yang beredar di masyarakat.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut merupakan arahan pimpinan Polri melalui Asisten SDM.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan melalui jalur tertentu dengan imbalan uang.
Polri mengimbau calon peserta dan keluarga untuk mengabaikan segala bentuk tawaran yang mengarah pada praktik percaloan.
Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diminta segera melaporkannya melalui layanan pengaduan Propam, hotline rekrutmen, maupun kepolisian setempat.
Lebih lanjut, rekrutmen Akpol disebut sebagai bagian dari upaya jangka panjang dalam menyiapkan calon pemimpin Polri di masa depan.
Evaluasi kurikulum juga terus dilakukan untuk memperkuat nilai kepribadian, profesionalisme, serta menghapus praktik kekerasan dalam lingkungan pendidikan kepolisian.
Penulis : Dedy Hermawan


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)
![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)



















