Prabowo Pertimbangkan WFH dan Pengurangan Hari Kerja

- Jurnalis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Biro Pers Istana]

Presiden Prabowo Subianto. [Foto: Biro Pers Istana]

1TULAH.COM – Presiden Prabowo Subianto membuka kemungkinan penerapan kebijakan penghematan besar-besaran di tengah potensi gejolak global yang dapat memicu kenaikan harga bahan bakar minyak dan pangan.

Pemerintah diminta mulai mempertimbangkan sejumlah langkah antisipatif agar tekanan terhadap anggaran negara tidak semakin besar.

Dalam sidang kabinet di Istana Negara, Jumat (13/3), Prabowo menyebut perkembangan situasi di Eropa dan Timur Tengah berpotensi berdampak langsung pada Indonesia.

Baca Juga :  Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan 'Ke Atas' Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Kondisi tersebut dapat memicu kenaikan harga BBM yang kemudian berpengaruh terhadap harga bahan makanan.

Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah proaktif dengan mendorong penghematan konsumsi BBM.

Ia juga menyinggung beberapa opsi kebijakan seperti penerapan kerja dari rumah, pengurangan hari kerja, hingga pembatasan penggunaan bahan bakar.

Prabowo mencontohkan langkah yang dilakukan Pakistan yang telah menerapkan berbagai kebijakan penghematan, mulai dari penerapan work from home hingga pembatasan penggunaan kendaraan dinas serta pengurangan perjalanan luar negeri.

Baca Juga :  Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Meski demikian, Presiden menegaskan contoh tersebut bukan berarti akan langsung diterapkan di Indonesia, melainkan menjadi bahan kajian bagi para menteri untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk.

Ia juga mengingatkan pemerintah agar tidak bersikap panik menghadapi situasi global, namun tetap waspada dan menyiapkan berbagai skenario jika kondisi di Timur Tengah memburuk.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China
UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak
KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai
Menkeu Purbaya Ancam Pecat Pegawai Lambat: “Tak Kerja, Siap-siap Angkat Koper!”
Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam
Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:17 WIB

Polri Ungkap Peran Tersangka pada Kasus Impor Ilegal Ponsel Asal China

Rabu, 22 April 2026 - 15:16 WIB

UKW di Muara Teweh Ditutup Pendaftarannya, Peserta Membludak

Rabu, 22 April 2026 - 14:37 WIB

KPK Sita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Soal Kasus Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 - 11:22 WIB

Harga Pangan Hari Ini 22 April 2026: Kelompok Cabai dan Minyak Goreng Melonjak Tajam

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Berita Terbaru