1TULAH.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menjaga mutu beras dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), menanggapi usulan SEAMEO BIOTROP soal penggunaan beras segar dengan masa simpan maksimal empat bulan.
Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan pengadaan beras diutamakan melalui rantai pasok lokal.
Jika pasokan tidak mencukupi, beras yang digunakan harus memenuhi standar premium agar kualitas gizi tetap terjaga dan tidak menurun akibat penyimpanan terlalu lama.
Sementara itu, Direktur SEAMEO BIOTROP, Edi Santoso, mendorong peralihan dari beras poles ke beras segar karena proses pemolesan dinilai menghilangkan bagian embrio yang kaya nutrisi.
Ia menilai program MBG menjadi momentum memperbaiki kualitas gizi nasional melalui pengelolaan stok dan distribusi beras yang lebih transparan.
Penulis : Dedy Hermawan

![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)





![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-225x129.jpg)


![Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ulama dan pimpinan ormas Islam di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (5/2/2026) malam. [Dok. Biro Pers Istana]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/prabowo-ulama-225x129.jpg)

![Ilustrasi Sabu. [Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2023/06/IMG_20230610_074458-360x200.jpg)










