1TULAH.COM-Bulan suci Ramadan bukan sekadar momen menahan lapar dan dahaga, melainkan waktu krusial bagi umat Islam untuk memperkuat kepedulian sosial.
Menjelang Ramadan 1447 H, Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari, menekankan pentingnya memaksimalkan ibadah zakat sebagai penggerak ekonomi umat dan sarana pembersihan diri.
Pesan ini disampaikan Ansyari saat menghadiri pelantikan pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Kalteng periode terbaru di Aula Jayang Tingang, Palangka Raya, Kamis (19/2/2026).
Ramadan sebagai Momentum Zakat Harta dan Fitrah
Menurut Muhammad Ansyari, masyarakat Indonesia memiliki tradisi kuat dalam menunaikan zakat menjelang Idulfitri. Namun, ia mengingatkan bahwa Ramadan juga merupakan momen yang sangat tepat untuk menunaikan zakat maal (harta), selain zakat fitrah yang wajib di akhir bulan.
“Selain zakat fitrah yang identik dibayarkan menjelang Idulfitri, Ramadan juga kerap menjadi pengingat bagi masyarakat untuk menyalurkan zakat harta,” ujar Ansyari.
Ia menambahkan bahwa semangat berbagi di bulan penuh keberkahan ini harus terus dipupuk. Ramadan menjadi waktu di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, sehingga menjadi kesempatan emas untuk meluaskan manfaat bagi sesama.
Pentingnya Penyaluran Zakat Melalui Lembaga Resmi
Salah satu poin utama yang ditekankan oleh legislator Kalteng ini adalah mekanisme penyaluran zakat. Beliau mengimbau warga Kalimantan Tengah agar menyalurkan zakat, infak, dan sedekah mereka melalui lembaga resmi seperti Baznas.
Penyaluran melalui lembaga resmi dinilai memiliki beberapa keunggulan strategis:
-
Tepat Sasaran: Data mustahik (penerima zakat) yang dikelola lembaga resmi lebih akurat dan terverifikasi.
-
Transparansi: Laporan penyaluran dana zakat dilakukan secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.
-
Dampak Luas: Zakat yang dikelola secara kolektif dapat digunakan untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat yang lebih berkelanjutan, bukan sekadar bantuan konsumtif.
“Harapannya di bulan Ramadan ini menjadi momentum untuk meluaskan kebaikan. Saya mengajak masyarakat menyalurkan zakat melalui lembaga resmi agar bantuannya benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan,” tandasnya.
Menguatkan Kepedulian Sosial Antar Sesama
Lebih lanjut, Ansyari berharap suasana Ramadan 2026 ini menjadi pemacu bagi masyarakat untuk melakukan transformasi diri ke arah yang lebih baik. Kesadaran untuk membantu kelompok rentan harus menjadi identitas umat, terutama di tengah tantangan ekonomi saat ini.
Dengan penguatan sinergi antara pimpinan Baznas yang baru dilantik dengan dukungan masyarakat, diharapkan potensi zakat di Kalimantan Tengah dapat terdistribusi secara maksimal untuk mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan umat.
Kesadaran masyarakat Kalteng dalam berzakat adalah cermin dari tingginya kepedulian sosial di daerah ini.
Dukungan dari jajaran legislatif seperti DPRD Kalteng diharapkan dapat mendorong tata kelola zakat yang lebih profesional dan berdampak nyata bagi seluruh lapisan masyarakat. (Ingkit)

![Perjalanan Cinta Roberto Carlos: Punya 11 Anak dari 7 Wanita Berbeda dan Menikah 4 Kali [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/08/bantah-mualaf-360x200.jpg)





















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

