Rapat Kecil di Paviliun Indonesia: Prabowo dan Jajaran Menteri Godok Visi Pasca-WEF

- Jurnalis

Jumat, 23 Januari 2026 - 08:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyambangi Paviliun Indonesia di Davos. (Suara.com/Novian)

Presiden Prabowo Subianto menyambangi Paviliun Indonesia di Davos. (Suara.com/Novian)

1TULAH.COM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia di kancah internasional.

Usai menyampaikan pidato penting dalam rangkaian Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2026, Kepala Negara langsung menyambangi Paviliun Indonesia yang berlokasi di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).

Kehadiran Presiden Prabowo di Paviliun Indonesia menjadi simbol keterbukaan Indonesia terhadap investasi global dan kesiapan pemerintah dalam menyambut kolaborasi internasional.

Ajang Diplomasi Hangat dengan Investor Asing

Berdasarkan pantauan di lapangan, Presiden Prabowo tiba dengan pengawalan ketat namun tetap menunjukkan sikap yang ramah.

Seturunnya dari mobil, beliau langsung menyapa para pengunjung yang telah menanti di depan paviliun.

Tidak hanya menyapa warga negara Indonesia, Presiden Prabowo juga terlihat berinteraksi hangat dengan tamu mancanegara. Salah satunya adalah delegasi dari Norwegia yang tengah berkunjung ke Paviliun Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menyempatkan diri berbincang langsung dengan calon investor yang menunjukkan minat besar pada peluang investasi di tanah air.

Baca Juga :  Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

“Coffee Morning” Strategis Bersama Jajaran Menteri Kabinet

Di dalam paviliun, suasana cair terlihat saat Presiden Prabowo berkumpul bersama sejumlah menteri koordinator dan menteri teknis yang telah mendampinginya selama agenda di Swiss.

Sambil menikmati kopi, Kepala Negara berdiskusi santai namun substansial mengenai respons dunia internasional terhadap pidato kuncinya yang baru saja disampaikan di Davos Congress Centre. Beberapa pejabat yang tampak hadir dalam diskusi tersebut antara lain:

  • Airlangga Hartarto (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian)

  • Sugiono (Menteri Luar Negeri)

  • Rosan Perkasa Roeslani (Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM & Ketua Danantara)

  • Meutya Viada Hafid (Menteri Komunikasi dan Digital)

  • Teddy Indra Wijaya (Sekretaris Kabinet)

Pertemuan ini menjadi momen krusial untuk menyelaraskan langkah strategis pemerintah dalam menindaklanjuti visi Prabowonomics yang mulai menggema di forum ekonomi paling bergengsi di dunia tersebut.

Baca Juga :  Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Jadi Pusat Perhatian Pengunjung Global

Kehadiran Presiden Prabowo di Paviliun Indonesia menciptakan antusiasme luar biasa. Tidak hanya bagi WNI yang bermukim di Swiss, tetapi juga bagi warga asing peserta forum ekonomi global.

Banyak pengunjung yang memanfaatkan momen tersebut untuk mengabadikan kedatangan Kepala Negara melalui ponsel mereka. Presiden Prabowo berada di dalam paviliun selama kurang lebih 30 menit sebelum melanjutkan agenda diplomasi berikutnya.

Signifikansi Paviliun Indonesia di WEF Davos 2026

Paviliun Indonesia di Davos berfungsi sebagai:

  1. Etalase Investasi: Menampilkan potensi hilirisasi dan digitalisasi ekonomi Indonesia.

  2. Ruang Networking: Menjadi titik temu antara pembuat kebijakan Indonesia dengan pemimpin bisnis dunia.

  3. Representasi Visi: Menunjukkan kesiapan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi di kawasan Asia Tenggara dan global.

Kunjungan ini menegaskan bahwa Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia setelah absen cukup lama dalam keterlibatan tingkat tinggi di forum WEF Davos. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal
Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut
Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang
Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Minggu, 19 April 2026 - 13:23 WIB

Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Minggu, 19 April 2026 - 08:24 WIB

Nostalgia di SUGBK: Barcelona Legends Cukur DRX World 3-0, Rivaldo Jadi Bintang

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Berita Terbaru