1TULAH.COM-Malam Nisfu Sya’ban merupakan salah satu momen paling istimewa dalam kalender Islam.
Jatuh pada pertengahan bulan Sya’ban, malam ini diyakini sebagai waktu di mana Allah SWT membukakan pintu pengampunan dan rahmat-Nya seluas-luasnya bagi hamba yang memohon.
Sebagaimana hadits Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh al-Baihaqi:
”Apabila tiba malam Nisfu Sya’ban, maka malaikat berseru menyampaikan dari Allah, ‘Adakah orang yang memohon ampun maka Aku ampuni. Adakah orang yang meminta sesuatu maka Aku berikan permintaannya’.” (HR al-Baihaqi dalam Syu’ab al-Iman).
Agar tidak melewatkan momentum berharga ini, berikut adalah panduan lengkap mengenai jadwal dan amalan Malam Nisfu Sya’ban 2026.
Kapan Malam Nisfu Sya’ban 2026?
Berdasarkan pengumuman dari Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU), awal bulan Sya’ban 1447 H jatuh pada Selasa, 20 Januari 2026. Berdasarkan perhitungan tersebut, berikut adalah jadwal pentingnya:
-
Malam Nisfu Sya’ban 2026: Jatuh pada Senin malam Selasa, 2 Februari 2026.
-
Waktu Pelaksanaan: Dimulai sejak masuknya waktu Maghrib pada tanggal 2 Februari.
-
Hari Nisfu Sya’ban: Selasa, 3 Februari 2026.
Mengapa Malam Nisfu Sya’ban Terasa Lebih Cepat?
Banyak masyarakat bertanya mengapa perayaannya dimulai sejak Senin malam. Hal ini dikarenakan dalam kalender Hijriah, pergantian hari dimulai saat matahari terbenam (Maghrib), bukan pukul 00.00 tengah malam. Jadi, malam tanggal 15 Sya’ban dimulai sejak Maghrib tanggal 14 Sya’ban.
Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Malam ini sering disebut sebagai Lailatul Maghfirah (Malam Pengampunan). Beberapa keutamaan utamanya antara lain:
-
Pengampunan Dosa: Allah SWT mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, kecuali mereka yang menyekutukan Allah (syirik) dan mereka yang sedang berselisih/bermusuhan.
-
Pengabulan Doa: Waktu yang sangat mustajab untuk memohon hajat dunia maupun akhirat.
-
Penetapan Takdir: Sebagian ulama menyebutkan bahwa pada malam ini dilakukan penulisan catatan amal dan takdir tahunan.
-
Gerbang Ramadhan: Menjadi sarana persiapan mental dan spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadhan yang tinggal 15 hari lagi.
Amalan yang Dianjurkan di Malam Nisfu Sya’ban
Untuk memaksimalkan keberkahan malam ini, umat Islam dianjurkan melakukan rangkaian ibadah berikut:
1. Memperbanyak Shalat Sunnah
Malam ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan Qiyamul Lail. Anda bisa mengerjakan:
-
Shalat Tahajud: Dilakukan di sepertiga malam terakhir.
-
Shalat Hajat: Untuk memohon keinginan khusus kepada Allah.
-
Shalat Tasbih: Shalat yang memiliki keutamaan luar biasa dalam menghapus dosa-dosa masa lalu.
2. Membaca Al-Qur’an (Surah Yasin)
Tradisi di Indonesia umumnya mengisi malam ini dengan membaca Surah Yasin sebanyak 3 kali dengan niat:
-
Mohon panjang umur dalam ketaatan.
-
Mohon dijauhkan dari balak dan musibah.
-
Mohon kecukupan rezeki dan husnul khatimah.
3. Beristighfar dan Berdoa
Perbanyak membaca Sayyidul Istighfar atau kalimat “Astaghfirullah wa atubu ilaih”. Doakan pula keberkahan untuk keluarga, orang tua, serta keselamatan seluruh umat Islam di dunia.
4. Puasa Sunah (Ayyamul Bidh)
Anda dianjurkan melaksanakan puasa sunah pada tanggal 15 Sya’ban (Selasa, 3 Februari 2026). Puasa ini merupakan bagian dari Ayyamul Bidh yang rutin dilakukan setiap pertengahan bulan Hijriah untuk membersihkan jiwa.
5. Sedekah dan Berbuat Baik
Jangan lupakan dimensi sosial. Anda bisa berbagi makanan, menyantuni anak yatim, atau sekadar memperbaiki hubungan silaturahmi dengan cara saling memaafkan antar sesama manusia.
Malam Nisfu Sya’ban 2026 yang jatuh pada Senin malam, 2 Februari adalah kesempatan emas untuk mengetuk pintu langit.
Mari kita persiapkan diri dengan sebaik mungkin agar saat Ramadhan tiba, hati kita sudah dalam keadaan bersih dan siap menjalankan ibadah puasa dengan maksimal. (Sumber:Suara.com)





![Pengabdian Tasya Kamila sebagai alumi mahasiswi LPDP dianggap tidak maksumal. [Instagram/tasyakamila]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/02/tasya-kamila-360x200.jpg)















