Kisah Pilu di Balik ‘Broken Strings’: Aurelie Moeremans Bicara Korban Grooming Usia 15 Tahun

- Jurnalis

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

Aurelie Moeremans (Instagram.com/aurelie)

1TULAH.COM-Nama Aurelie Moeremans kini tengah menjadi pusat pembicaraan publik. Bukan sekadar karena pesonanya di layar kaca, melainkan karena keberaniannya merilis memoar berjudul Broken Strings secara gratis.

Buku ini menjadi viral karena secara terbuka mengangkat isu sensitif mengenai child grooming dan kekerasan seksual yang dialaminya di masa lalu.

Keberanian Aurelie ini memicu rasa penasaran netizen tentang sosoknya. Siapa sebenarnya Aurelie Moeremans? Bagaimana latar belakang pendidikan dan perjalanan kariernya hingga menjadi sosok yang begitu vokal saat ini?

Profil Lengkap Aurelie Moeremans: Darah Belgia di Tanah Air

Aurelie Moeremans adalah aktris, model, dan penyanyi multitalenta berkebangsaan Indonesia yang memiliki darah campuran Belgia.

  • Nama Lengkap: Aurélie Alida Marie Moeremans

  • Tempat, Tanggal Lahir: Brussel, Belgia, 8 Agustus 1993

  • Orang Tua: Jean-Marc Moeremans (Ayah) dan Sri Sunarti (Ibu)

  • Adik: Jeremie Moeremans

  • Agama: Katolik

  • Tinggi/Berat Badan: 172 cm / 53 kg

  • Status Pernikahan: Menikah dengan Dr. Tyler Bigenho (Awal 2025)

Lahir dan besar di Belgia, Aurelie baru pindah ke Indonesia pada usia 14 tahun. Kepindahan inilah yang menjadi gerbang pembuka kariernya di industri hiburan, meski ia harus beradaptasi dengan budaya dan bahasa yang benar-benar baru baginya.

Pendidikan dan Kemampuan Multibahasa

Terkait latar belakang pendidikan, Aurelie memiliki profil yang cukup unik. Ia menempuh pendidikan dasar hingga menengah di Belgia, tepatnya di Immaculata Institud De Pane.

Fakta Menarik Pendidikan Aurelie:

  1. Siswa Unggulan: Di Belgia, Aurelie masuk dalam kelas unggulan. Namun, minatnya bergeser ke dunia modeling saat pindah ke Indonesia.

  2. Tidak Menempuh S1: Karena jadwal syuting yang sangat padat sejak remaja, ia tidak sempat melanjutkan studi ke jenjang sarjana.

  3. Integritas dalam Berpolitik: Aurelie sempat ditawari masuk dunia politik dengan iming-iming gelar S2 instan. Namun, ia menolak dengan tegas karena merasa politik membutuhkan dasar pendidikan formal yang kuat dan ia merasa minder jika harus mengambil jalan pintas.

  4. Polyglot: Meski tidak kuliah, Aurelie adalah seorang poliglot. Ia fasih berbicara dalam empat bahasa asing: Prancis, Inggris, Belanda, dan Jerman. Kemampuan ini menjadi modal besar baginya dalam proyek film internasional.

Baca Juga :  Sejarah Terulang! Presiden Prabowo Bawa Indonesia Swasembada Beras 2025, Sejajar dengan Soeharto dan SBY

Karier: Dari Model Cilik hingga Bintang Film Papan Atas

Perjalanan karier Aurelie dimulai di Bandung saat ia memenangkan kompetisi model pada usia 14 tahun. Karier aktingnya dimulai melalui sinetron Hitam Putih, di mana saat itu ia bahkan belum lancar berbahasa Indonesia.

Beberapa karya terkenalnya meliputi:

  • Film: Jinx (2010), Foxtrot Six (2019), dan Baby Blues (2022).

  • Serial: Fortune Cookies (2013) dan Kupilih Cinta (2021).

  • Musik: Merilis album Le gris impérial (2016) dan beberapa single populer seperti Gema dan Muncul Terus.

Pasca menikah dengan Tyler Bigenho, Aurelie sempat memutuskan hiatus sementara dari dunia akting Indonesia untuk mendampingi suaminya di Amerika Serikat.

Broken Strings: Memoar Luka dan Kekuatan

Kehadiran buku Broken Strings menjadi titik balik citra Aurelie di mata publik. Buku ini bukan sekadar biografi, melainkan media penyembuhan (healing) bagi dirinya dan orang lain.

Baca Juga :  Megawati sebut Kalo Mau Kritik Pakai Data dan Fakta

Inti Cerita Broken Strings:

Buku ini menceritakan pengalaman traumatis Aurelie saat menjadi korban grooming oleh pria dewasa berinisial “Bobby” ketika ia masih berusia 15 tahun. Pelaku yang usianya hampir dua kali lipat darinya memanfaatkan kepolosan Aurelie sebagai remaja yang baru pindah negara.

  • Makna Judul: Broken Strings melambangkan senar gitar yang putus, sebuah metafora bagi masa muda Aurelie yang “dirampas” dan rusak akibat manipulasi emosional dan kekerasan psikologis.

  • Misi Sosial: Aurelie merilis buku ini secara gratis agar pesan mengenai bahaya child grooming bisa menjangkau sebanyak mungkin orang, terutama para penyintas yang masih takut untuk bersuara.

Meski sempat menghadapi peretasan akun dan ancaman dari pihak-pihak di masa lalunya, respons publik terhadap buku ini sangat positif. Banyak pembaca merasa terwakili dan terinspirasi oleh keberanian Aurelie untuk bangkit dari masa lalu yang kelam.

Aurelie Moeremans telah membuktikan bahwa nilai seseorang tidak hanya ditentukan oleh gelar pendidikan formal, tetapi oleh pengalaman hidup, integritas, dan keberanian untuk membela kebenaran.

Melalui Broken Strings, ia kini tidak hanya dikenal sebagai wajah cantik di layar kaca, tetapi sebagai simbol kekuatan bagi para penyintas kekerasan seksual di Indonesia. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Waspada Child Grooming! KPAI Soroti Minimnya Literasi Orang Dewasa Pasca Pengakuan Aurelie Moeremans
Misi Besar John Herdman: Bidik Pemain “Level Elite” di 5 Liga Top Eropa Demi Piala Dunia 2030
Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global
Kasus Chromebook Rp2,1 T: Saksi Sebut Ada Pemaksaan Spesifikasi ke Merek Tertentu
Megawati sebut Kalo Mau Kritik Pakai Data dan Fakta
Broken Strings dan Cara Memutus Rantai Child Grooming: Belajar dari Pengalaman Aurelie
Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi
Megawati Tegaskan PDIP Tolak Pilkada Melalui DPRD: Ini Sikap Ideologis dan Konstitusional!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:44 WIB

Waspada Child Grooming! KPAI Soroti Minimnya Literasi Orang Dewasa Pasca Pengakuan Aurelie Moeremans

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:17 WIB

Strategi Bisnis 2026: Cara Meraih Cuan di Tengah Stagnasi Ekonomi dan Dominasi Produk Global

Rabu, 14 Januari 2026 - 02:12 WIB

Kasus Chromebook Rp2,1 T: Saksi Sebut Ada Pemaksaan Spesifikasi ke Merek Tertentu

Selasa, 13 Januari 2026 - 19:08 WIB

Megawati sebut Kalo Mau Kritik Pakai Data dan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 10:14 WIB

Broken Strings dan Cara Memutus Rantai Child Grooming: Belajar dari Pengalaman Aurelie

Selasa, 13 Januari 2026 - 08:46 WIB

Investasi Rp3 Miliar Amblas 90%, Investor Kripto Laporkan Timothy Ronald ke Polisi

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:59 WIB

Megawati Tegaskan PDIP Tolak Pilkada Melalui DPRD: Ini Sikap Ideologis dan Konstitusional!

Selasa, 13 Januari 2026 - 05:51 WIB

Apa Itu Onengan Mengadu? Layanan Baru Inspektorat Barsel yang Diresmikan Wabup Kristianto Yudha

Berita Terbaru

BUpati dan wakil bupati barito utara memulai pemancangan tiang listrik desa di Kecamatan Teweh Timur, Rabu(14/01/2026).Foto.Deni

Muara Teweh

H. Shalahuddin dan Felix Resmikan Pemancangan Tiang Listrik Desa

Rabu, 14 Jan 2026 - 19:50 WIB