Sejarah Terulang! Presiden Prabowo Bawa Indonesia Swasembada Beras 2025, Sejajar dengan Soeharto dan SBY

- Jurnalis

Kamis, 8 Januari 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet. (Suara.com/Fakhri)

Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo atau Bamsoet. (Suara.com/Fakhri)

1TULAH.COM-Indonesia kembali menorehkan tinta emas di sektor pangan. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia secara resmi dinilai berhasil meraih kembali status prestisius swasembada beras pada tahun 2025.

Pencapaian ini menempatkan Prabowo dalam jajaran presiden legendaris Indonesia yang mampu mewujudkan kemandirian pangan, bersanding dengan Presiden Soeharto (1984) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2008).

Prestasi ini dipandang sebagai bukti nyata eksekusi cepat janji kampanye di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Melampaui Target: Swasembada Beras dalam Satu Tahun

Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), memberikan apresiasi tinggi atas capaian ini. Menurutnya, keberhasilan ini adalah hasil dari komitmen politik yang kuat dan kepemimpinan yang disiplin.

“Swasembada beras tahun 2025 patut dimaknai sebagai prestasi luar biasa karena hal tersebut bisa diraih di tengah tantangan yang tidak mudah,” ujar Bamsoet sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (8/1/2026).

Menariknya, pencapaian ini melampaui ekspektasi awal. Presiden Prabowo sebelumnya menargetkan swasembada pangan terwujud dalam empat tahun masa jabatan. Namun, melalui kebijakan strategis seperti:

  • Konsolidasi lahan yang lebih masif.

  • Penguatan posisi petani di rantai pasok.

  • Distribusi sarana pertanian (pupuk dan alat mesin tani) yang tepat sasaran.

Baca Juga :  Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Target tersebut berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu satu tahun pertama pemerintahan.

Data dan Fakta: Surplus 4 Juta Ton Beras

Berdasarkan data yang dipaparkan, produksi beras nasional sepanjang tahun 2025 menunjukkan angka yang sangat positif dibanding tingkat konsumsi rakyat.

Kategori Jumlah (Juta Ton)
Proyeksi Produksi Nasional 2025 34,7
Estimasi Kebutuhan Nasional 30 – 31
Surplus Beras ~3,7 – 4,7

Berita Terkait

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB