Misi Besar John Herdman: Bidik Pemain “Level Elite” di 5 Liga Top Eropa Demi Piala Dunia 2030

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

John Herdman (Suara.com)

John Herdman (Suara.com)

1TULAH.COM-Juru taktik Timnas Indonesia, John Herdman, mulai memetakan visi besar untuk meningkatkan level kompetitif skuad Garuda di kancah internasional.

Pelatih asal Inggris tersebut secara terbuka menyatakan kesiapannya untuk menambah kekuatan tim melalui proses naturalisasi pemain berkualitas tinggi yang merumput di kompetisi elite dunia.

Langkah strategis ini diambil sebagai persiapan serius armada Merah Putih menuju ajang bergengsi Piala Dunia 2030. Herdman meyakini bahwa kedalaman skuad yang mumpuni adalah syarat mutlak untuk menembus ketatnya persaingan di babak kualifikasi nanti.

Filosofi “Karier Tidak Berbohong” ala John Herdman

Dalam sesi bincang media di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, pada Selasa (13/1/2026), Herdman memaparkan filosofi kepelatihannya. Ia berkaca pada pengalamannya saat menangani tim nasional Kanada, di mana ia sukses membawa tim tersebut menembus level tertinggi sepak bola dunia.

Bagi Herdman, pemain yang dibidik bukan sekadar memiliki darah keturunan Indonesia, melainkan wajib memiliki jam terbang di kompetisi papan atas.

“Untuk bisa bersaing di panggung dunia, Anda membutuhkan pemain level satu dan dua, pemain yang bermain di lima liga top dunia,” tegas John Herdman.

Baca Juga :  Viral Ancaman Tutup Rekening Massal BNI, Buntut Kasus Dana Umat di Aek Nabara Sumut

Ia menekankan bahwa rekam jejak profesional seorang pemain adalah indikator paling akurat. Menurutnya, pemain yang rutin menghadapi intensitas pertandingan internasional akan memiliki kecerdasan taktis yang lebih matang.

“Saya akan terus merekrut pemain yang kariernya menceritakan kisah terbaik. Dan karier sepak bola seseorang tidak berbohong; kalau Anda pemain top, Anda bermain di level tertinggi,” tambahnya.

Memburu Talenta Terbaik Sebelum Kualifikasi 2027

Federasi (PSSI) dan tim pelatih berkejaran dengan waktu. Targetnya, komposisi pemain yang solid harus sudah terbentuk sebelum Kualifikasi Piala Dunia 2030 dimulai pada tahun 2027.

Beruntung, daya tarik Timnas Indonesia di mata pemain keturunan kini berada di titik tertinggi. Herdman mengakui adanya lonjakan antusiasme dari pemain-pemain di luar negeri yang ingin membela Merah Putih.

Kombinasi Naturalisasi dan Fondasi Pemain Lokal

Meski gencar mencari talenta dari luar, Herdman memastikan bahwa pemain lokal tetap menjadi fondasi penting. Semangat juang, energi, dan komitmen para pemain yang berkarir di liga domestik dipadukan dengan pengalaman pemain “ekspor” dianggap sebagai solusi ideal.

“Timnas Indonesia sekarang berada di tahap di mana banyak orang ingin bermain untuk negara ini. Para pemain lokal dengan semangat dan komitmen mereka akan sangat terlihat,” ucap pelatih yang pernah sukses di zona CONCACAF tersebut.

Baca Juga :  Harga BBM & LPG Nonsubsidi Naik: Strategi Efisiensi Pengusaha hingga Fenomena Porsi Makan yang 'Menciut'

Ambisi Jangka Panjang: Ekspor Pemain Indonesia ke Eropa

Visi John Herdman tidak berhenti pada naturalisasi saja. Ia memiliki misi besar untuk mengembangkan bakat asli tanah air agar mampu menembus kasta tertinggi liga di Benua Biru.

“Kami berharap, dalam beberapa tahun ke depan, bisa menemukan pemain yang bisa diekspor ke Eropa atau ke liga-liga top dunia. Saya akan terus bekerja mencari pemain terbaik untuk Indonesia,” pungkasnya.

Dengan dukungan manajemen yang kuat dan seleksi yang ketat, Skuad Garuda kini menatap masa depan dengan optimisme tinggi. Proses evaluasi berkala akan terus dijalankan guna memastikan progres yang konsisten menuju target besar di tahun 2030.

Komitmen John Herdman menjadi sinyal positif bagi masa depan industri sepak bola nasional.

Dengan fokus pada kualitas individu level satu dan dua, mimpi melihat Indonesia bersaing setara dengan raksasa sepak bola dunia bukan lagi sekadar angan-angan. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook
GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan
Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS
BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara
Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat
Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak
Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi
Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 07:15 WIB

Minta Atensi Prabowo! Ibam Mengaku Diintimidasi Buat Pernyataan ‘Ke Atas’ Sebelum Jadi Tersangka Kasus Chromebook

Selasa, 21 April 2026 - 19:04 WIB

GOW Murung Raya Gelar Lomba Kebaya, Puluhan Lansia Unjuk Kebolehan

Selasa, 21 April 2026 - 18:35 WIB

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 April 2026 - 13:55 WIB

BMKG Imbau Warga Waspada Pasca Gempa Magnitudo 6,0 di Timor Tengah Utara

Selasa, 21 April 2026 - 13:40 WIB

Polisi Tangkap Mahasiswa jadi Operator Judi Online Slot di Jakarta Pusat

Selasa, 21 April 2026 - 12:49 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik Drastis per April 2026: Cek Daftar Mobil yang Terdampak

Selasa, 21 April 2026 - 09:41 WIB

Bantah Intimidasi, Istri Eks Wamenaker Noel Akan Laporkan Irvian Bobby ke Polisi

Selasa, 21 April 2026 - 05:57 WIB

Klasemen BRI Super League 2025/2026: Borneo FC Tempel Ketat Persib, Selisih Kini Hanya 2 Poin!

Berita Terbaru

Perwakilan karyawan PT AKT usai audiensi dengan Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Murung Raya di Puruk Cahu, Senin (20/4/2026).

Berita

Tertunda, Karyawan PT AKT Desak Pembayaran Gaji dan Hak BPJS

Selasa, 21 Apr 2026 - 18:35 WIB