Tragedi Sydney! 9 Korban Tewas; Komunitas Yahudi Dicurigai Jadi Target

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan (unsplash)

Ilustrasi penembakan (unsplash)

1TULAH.COM-Suasana akhir pekan yang ceria di Bondi Beach, salah satu destinasi wisata paling ikonik di Sydney, Australia, mendadak berubah menjadi mimpi buruk pada hari Minggu (14/12/2025).

Dua terduga pelaku melepaskan tembakan secara membabi buta ke arah kerumunan, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai belasan lainnya dalam serangan yang menebar panik massal.

Insiden mengerikan ini terjadi di tengah rencana penyelenggaraan acara tahunan “Chanukah by the Sea” untuk merayakan festival Hanukkah bagi komunitas Yahudi. Pantai yang biasanya dipadati peselancar, perenang, dan turis, seketika menjadi lokasi horor dengan laporan jenazah yang bergelimpangan.

Korban dan Keadaan Pelaku

Dilansir laman France24 yang mengutip AFP, Kepolisian New South Wales (NSW) mengonfirmasi bahwa selain sembilan korban tewas, sebanyak 11 orang yang terluka dilarikan ke berbagai rumah sakit di kota terbesar Australia itu.

Pihak berwenang menyatakan salah satu terduga pelaku telah tewas, sementara pelaku kedua dilaporkan dalam kondisi kritis. Hingga kini, motif di balik kekerasan brutal ini masih menjadi misteri yang diselidiki secara intensif oleh kepolisian setempat.

Layanan darurat pertama kali merespons laporan penembakan pada pukul 18:45 waktu setempat. Polisi juga mengamankan area tersebut. “Sejumlah barang mencurigakan yang ditemukan di sekitar lokasi sedang diperiksa oleh petugas spesialis dan zona eksklusi telah diberlakukan,” kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga :  Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Tudingan Motif Antisemitisme

Meskipun pihak berwenang belum memberikan komentar resmi mengenai kemungkinan adanya motif antisemitisme di balik serangan tersebut, insiden yang berdekatan dengan perayaan Hanukkah ini menarik perhatian internasional.

Presiden Israel, Isaac Herzog, dengan tegas mengutuk insiden ini sebagai “serangan kejam terhadap orang Yahudi” dan mendesak pemerintah Australia untuk meningkatkan perang melawan antisemitisme. Peningkatan keamanan di area publik yang terkait dengan komunitas Yahudi di Sydney dan kota-kota besar Australia lainnya diperkirakan akan segera dilakukan.

Saksi Mata: Suara Tembakan Kuat dan Kepanikan Massal

Ratusan pengunjung berlarian tunggang langgang menyelamatkan diri dari pantai yang terletak di timur Sydney itu. Saksi mata menggambarkan suasana yang begitu mencekam saat suara tembakan memecah ketenangan sore hari.

Camilo Diaz, seorang mahasiswa asal Chili berusia 25 tahun, memberikan kesaksian kepada AFP: “Kami mendengar suara tembakan. Itu sangat mengejutkan, rasanya seperti 10 menit hanya ada suara bang, bang, bang. Terdengar seperti senjata yang sangat kuat.”

Seorang turis asal Inggris, Timothy Brant-Coles, mengaku melihat “dua penembak berpakaian hitam” setelah rentetan tembakan meletus. Ia juga menambahkan bahwa ia melihat banyak orang yang tertembak dan terluka. Gambar yang disiarkan oleh stasiun televisi ABC menunjukkan paramedis merawat beberapa korban yang terbaring di atas rumput di tepi pantai. Sebuah senjata yang diduga senapan jenis pump action shotgun terlihat tergeletak di dekat sebatang pohon.

Baca Juga :  Sinode Umum XXV GKE Jadi Momentum Perkuat Iman dan Kemajuan Masyarakat

Saksi lain, Harry Wilson, seorang warga lokal berusia 30 tahun, memberikan kesaksian yang lebih mengerikan kepada Sydney Morning Herald. Ia mengaku melihat “setidaknya 10 orang di tanah dan darah di mana-mana“.

Reaksi Resmi Australia

Pemandangan pilu terlihat di bukit berumput yang menghadap ke Bondi Beach, di mana barang-barang milik pengunjung yang melarikan diri berserakan, termasuk sebuah kereta dorong bayi yang ditinggalkan begitu saja.

Perdana Menteri Australia, Anthony Albanese, menyebut pemandangan di Bondi “mengejutkan dan menyedihkan”.

“Pikiran saya bersama setiap orang yang terdampak. Ini adalah tragedi yang mengerikan dan tidak dapat diterima di komunitas kami,” kata Albanese dalam sebuah pernyataan resmi.

Pemerintah Australia kini berada di bawah tekanan besar untuk mengungkap motif di balik serangan brutal ini dan memastikan keamanan publik, terutama menjelang musim liburan besar. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 
KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo
Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi
Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka
Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!
Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami
Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 15:29 WIB

Buka Turnamen Futsal PWI se-DAS Barito, Wabup Rahmanto:  Perkuat Solidaritas Insan Pers 

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:41 WIB

KPK Sita Barang Bukti Senilai Rp21,2 Miliar dalam Kasus OTT Bupati Sukoharjo

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:53 WIB

Usut Tuntas Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Resmi Bentuk Panja Mega Korupsi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kawal Pemerataan Pembangunan hingga Desa, DPRD Kalteng Soroti Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Sabtu, 11 Juli 2026 - 16:22 WIB

Babak Baru Kasus Asabri: Kortastipidkor Polri Tetapkan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan DR Sebagai Tersangka

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:24 WIB

Prancis Tembus Semifinal Piala Dunia, Laga Pembuka Barcelona di La Liga 2026-2027 Resmi Ditunda!

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:04 WIB

Bongkar Modus Korupsi Bupati Sukoharjo: Potong Insentif Pegawai 40% dan Lanjutkan ‘Tradisi’ Suami

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:43 WIB

Febrie Adriansyah Mundur dari Jampidsus, Kejagung Tegaskan Proses Hukum Tetap Jalan

Berita Terbaru