Realisasi Kebun Plasma Perkebunan Kalteng Tembus 52,66%, DPRD Dorong Percepatan

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Drs Hj. Siti Nafsiah, MSi. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM–Realisasi kewajiban pembangunan kebun plasma oleh perusahaan perkebunan di Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan menjelang tahun 2026. Berdasarkan data Fasilitasi Pembangunan Kebun Masyarakat Sekitar (FPKMS) tahun 2025, capaian kewajiban plasma ini telah mencapai angka 52,66 persen terhitung sejak tahun 2021.

Progres signifikan ini mendapat apresiasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalteng. Namun, peningkatan kinerja tetap didorong untuk memastikan seluruh kewajiban dapat terpenuhi sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku.

DPRD Kalteng Dorong Percepatan Plasma 20 Persen

Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Hj. Siti Nafsiah, menyampaikan apresiasinya atas progres yang dicapai oleh Pemerintah Provinsi dan pihak terkait. Namun, ia menekankan bahwa percepatan harus terus dilakukan untuk memenuhi tuntutan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

“Sebagai lembaga yang melakukan pengawasan, kami mendorong langkah-langkah yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk mendorong partisipasi perusahaan besar swasta dalam kemitraan dengan masyarakat lokal. CSR-nya dan terutama plasma 20 persen yang memang menjadi tuntutan masyarakat,” ujarnya belum lama ini.

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kalteng ini berharap agar capaian yang telah menembus angka 52 persen tersebut dapat dipertahankan, bahkan dipercepat ke depannya.

“Jangan terlalu lambat. Kita apresiasi Dinas Perkebunan dan pihak terkait lainnya yang sudah berupaya maksimal. Ke depan kita berharap semakin baik lagi dan tetap berpedoman pada ketentuan yang ada. Itu wajib,” tegas Hj. Siti Nafsiah.

Komitmen Perusahaan Jadi Kunci Utama

Meskipun progres telah terlihat positif, Siti Nafsiah tidak menampik bahwa pelaksanaan kewajiban plasma bukan hal yang sepenuhnya mudah. Kendala utama seringkali kembali pada komitmen perusahaan perkebunan dalam menaati aturan yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Kewajiban plasma sebesar 20 persen dari total luas area inti perusahaan merupakan amanat Undang-Undang dan regulasi turunan yang bertujuan untuk menjamin kesejahteraan dan partisipasi masyarakat lokal di sekitar area perkebunan.

“Yang penting komitmen. Jangan sampai masyarakat dirugikan,” pungkasnya, menegaskan bahwa hak masyarakat lokal harus menjadi prioritas utama yang dipenuhi oleh perusahaan.

Dengan sisa waktu menjelang target penuh, Pemerintah Provinsi Kalteng dan DPRD akan terus bersinergi dalam mengawasi dan memfasilitasi percepatan realisasi kewajiban plasma.

Hal ini penting demi terciptanya iklim investasi yang adil, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Kalimantan Tengah. (Ingkit)

Berita Terkait

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!
Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru

Sejumlah anggota Damkar saat melakukan pemadaman pada salah satu lahan yang terbakar. Pemerintah Kabupaten Seruyan melalui BPBD secara resmi memutuskan untuk memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Karhutla serta Kekeringan Tahun 2026.

Seruyan

Suling Tambun Nihil Karhutla, Seruyan Hilir Timur Terparah

Senin, 2 Nov 2026 - 15:23 WIB

Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., disambut oleh masyarakat saat melaksanakan kunjungan kerja ke salah satu kecamatan di Seruyan belum lama ini.

Seruyan

Warga Nantikan Layanan Cetak KTP di Hanau

Senin, 2 Nov 2026 - 10:25 WIB