Gelar Rapat Paripurna II, DPRD Barut Dengarkan Jawaban Bupati H Shalahuddin soal Pandangan Fraksi Terhadap Raperda APBD 2026

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPRD Barito Utara (Barut) menggelar rapat paripurna mendengarkan tanggapan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Barut H Shalahuddin terhadap pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Foto: Aprie/1tulah.com

DPRD Barito Utara (Barut) menggelar rapat paripurna mendengarkan tanggapan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Barut H Shalahuddin terhadap pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026. Foto: Aprie/1tulah.com

1TULAH.COM, Muara Teweh – DPRD Barito Utara (Barut) menggelar rapat paripurna mendengarkan tanggapan pemerintah kabupaten, melalui Bupati Barut H Shalahuddin terhadap pandangan umum fraksi-fraksi mengenai Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026.

Tanggapan Bupati H Shalahuddin itu disampaikan dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I Tahun 2025 yang digelar di Ruang Sidang DPRD Barut pada Senin pagi, 24 November 2025.

Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Barut, Hj Mery Rukaini dengan dihadiri Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan, unsur mewakili FKPD, anggota dewan, serta kepala perangkat daerah.

Dalam tanggapannya, Bupati H Shalahuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua fraksi atas pandangan, catatan, dan masukan diberikan.

Dia mengatakan seluruh masukan tersebut sangat berharga untuk penyempurnaan kebijakan fiskal dan pembangunan daerah.

“Secara umum, seluruh fraksi dapat menerima Raperda APBD 2026 untuk dibahas lebih lanjut antara Badan Anggaran DPRD bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah,” kata Bupati H Shalahuddin.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Pastikan Pertanggungjawaban APBD 2025 Berjalan Baik, DPRD Mendukung

Terkait menjawab Fraksi Aspirasi Rakyat, Bupati H Shalahuddin menyampaikan jika belanja infrastruktur pelayanan publik mendapat alokasi sebesar Rp 1,71 triliun pada APBD 2026.

“Besaran nilai ini setara dengan 52,66 persen dari total belanja daerah dan akan diarahkan untuk pembangunan jalan, jembatan, air bersih, serta sarana kesehatan dan pendidikan hingga ke pelosok desa,” katanya.

Soal belum dicantumkannya komponen Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) dalam rancangan APBD 2026, Bupati H Shalahuddin menerangkan jika hal ini disebabkan oleh belum terbitnya regulasi resmi dari Pemerintah Pusat perihal batas maksimal defisit APBD. Sementara itu, penyertaan modal daerah telah dituntaskan dalam APBD Perubahan 2024.

Selanjutnya, menanggapi Fraksi Karya Indonesia Raya, Bupati H Shalahuddin berkata jika komitmen pemerintah daerah dalam menerapkan prinsip partisipatif, transparan, disiplin, berkeadilan, efektif, dan efisien dalam penyusunan APBD 2026.

“Kami juga merinci alokasi transfer ke daerah 2026 yang mencapai Rp 1,57 triliun, sesuai pemberitahuan Kementerian Keuangan,” ujarnya.

Baca Juga :  Linae Victoria Aden Jadi Sekda Kalteng Definitif, Arton S. Dohong Harapkan Sinergi Eksekutif-Legislatif

Kemudian, menanggapi Fraksi PDI Perjuangan, Bupati H Shalahuddin menjelaskan juga jika pembangunan prioritas seperti Mall Pelayanan Publik, Balai Latihan Kerja, dan infrastruktur dasar akan menjadi fokus utama pada 2026 akan datang.

“Pemerintah juga berkomitmen memperluas lapangan kerja, meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan menekan ketimpangan sosial,” jelasnya.

Terakhir, menanggapi Fraksi PKB, Bupati H Shalahuddin menjelaskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), antara lain melalui inovasi digital, optimalisasi pajak daerah, dan peningkatan koordinasi lintas sektor. “Komitmen alokasi minimal 20 persen untuk anggaran pendidikan, penguatan layanan kesehatan, konektivitas wilayah, pemberdayaan ekonomi, dan perbaikan data penerima bantuan sosial juga lebih ditegaskan,” jelasnya.

“Sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD sangat penting agar pembangunan di Kabupaten Barito Utara berjalan transparan, akuntabel, serta bermanfaat bagi masyarakat,” tuntas Bupati H Shalahuddin.

Editor: Aprie

Berita Terkait

DPRD Kalteng Soroti Pengelolaan Kasda dalam LKPJ APBD 2025: Minta Manajemen Arus Kas Diperkuat!
Bupati Barito Utara Pastikan Pertanggungjawaban APBD 2025 Berjalan Baik, DPRD Mendukung
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak
Linae Victoria Aden Jadi Sekda Kalteng Definitif, Arton S. Dohong Harapkan Sinergi Eksekutif-Legislatif
DPRD dan Pemprov Kalteng Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam Rapat Paripurna ke-6
Pemkab dan DPRD Barito Utara Bahas APBD 2025 serta KUA PPAS 2027
DPRD Barito Utara Laksanakan Paripurna II, Bahas Pandangan Fraksi atas Raperda APBD 2025

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:53 WIB

Bupati Barito Utara Pastikan Pertanggungjawaban APBD 2025 Berjalan Baik, DPRD Mendukung

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:29 WIB

DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:02 WIB

Linae Victoria Aden Jadi Sekda Kalteng Definitif, Arton S. Dohong Harapkan Sinergi Eksekutif-Legislatif

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:33 WIB

DPRD dan Pemprov Kalteng Sepakati Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dalam Rapat Paripurna ke-6

Rabu, 15 Juli 2026 - 12:03 WIB

Pemkab dan DPRD Barito Utara Bahas APBD 2025 serta KUA PPAS 2027

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:22 WIB

DPRD Barito Utara Laksanakan Paripurna II, Bahas Pandangan Fraksi atas Raperda APBD 2025

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:07 WIB

Gowes Bersama di CFD, Anggota DPRD Puji Antusias dan Solidaritas Warga

Berita Terbaru