Akses Jalan Kumai Hilir Seberang-Sekonyer Mendesak! Legislator Kalteng Okki Maulana Desak Ambil Tindak Lanjut

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 07:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Okki Maulana saat reses Dapil III Kabupaten Sukamara, Lamandau dan Kotawaringin Barat,belum lama ini Foto:Istimewa

Anggota Komisi IV DPRD Kalteng Okki Maulana saat reses Dapil III Kabupaten Sukamara, Lamandau dan Kotawaringin Barat,belum lama ini Foto:Istimewa

1TULAH.COM-Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana Razak, menyoroti keras lambannya tindak lanjut Pemerintah Provinsi terkait pembangunan infrastruktur vital di Daerah Pemilihan (Dapil) III.

Menurut Okki, masalah paling mendesak yang muncul selama masa reses adalah belum terealisasinya pembangunan akses jalan yang memadai.

Politisi ini secara spesifik menyebut bahwa Jalan Kumai Hilir Seberang menuju Sekonyer adalah kebutuhan yang paling krusial dan harus segera ditindaklanjuti.

🏥 Akses Kesehatan Terhambat Akibat Jalan Rusak

Okki Maulana Razak menegaskan bahwa masalah jalan ini bukan sekadar persoalan mobilitas biasa, melainkan berkaitan langsung dengan keselamatan dan akses fasilitas kesehatan masyarakat.

“Yang paling utama menurut saya adalah Jalan Kumai Hilir Seberang menuju Sekonyer. Warga di sana mengakses fasilitas kesehatan dengan cukup sulit sehingga sangat krusial untuk segera dibangun,” ujar Oki kepada awak media belum lama ini.

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Ia menjelaskan, selama jalan darat tersebut belum tersambung dan diperbaiki dengan baik, masyarakat terpaksa harus menggunakan jalur sungai untuk bepergian. Penggunaan jalur sungai ini sangat berisiko dan bergantung penuh pada kondisi cuaca.

Pada musim hujan, ombak tinggi dan air pasang di sungai kerap menghambat mobilitas warga, membuat mereka terisolasi, terutama saat terjadi situasi darurat medis.

“Jalan itu mungkin satu-satunya akses yang mereka punya. Mobilitas dengan kerusakan fatal ini sangat menghambat, terutama ketika masyarakat harus segera mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya. Oleh karena itu, Komisi IV mendesak pemerintah agar segera memprioritaskan anggaran untuk pembangunan jalan krusial ini.

📶 Kabar Baik: Sinyal Komunikasi Capai 90% di Permukiman

Di tengah persoalan infrastruktur jalan yang mendesak, Okki Maulana Razak juga memberikan kabar positif terkait perkembangan layanan komunikasi di daerah permukiman Dapil III.

Baca Juga :  Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Berdasarkan pemaparan dari Dinas Kominfo dan hasil pemantauan langsung Okki saat reses, cakupan sinyal di wilayah permukiman saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

“Alhamdulillah, semua sudah ter-cover dengan baik. Kami tidak menemukan blind spot di daerah permukiman, hanya wajar jika di area nonpadat masih ada,” ungkap Okki.

Meski demikian, peningkatan kualitas sinyal dan perluasan jaringan di area non-padat penduduk tetap menjadi agenda yang perlu terus didorong untuk memastikan konektivitas digital yang merata di seluruh Kalteng.

Fokus utama Komisi IV kini kembali pada pemenuhan infrastruktur fisik dasar, terutama akses Jalan Kumai Hilir Seberang–Sekonyer. (Ingkit)

Berita Terkait

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat
Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya
Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard
Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis
Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Selasa, 1 September 2026 - 17:31 WIB

Karhutla Disebut Bencana Kemanusiaan, Ketua DPRD Kalteng Desak Pemprov dan Forkopimda Naikkan Status Siaga Darurat

Selasa, 1 September 2026 - 17:05 WIB

Ciri-Ciri Rumah Bermuatan Energi Chi Buruk dan Cara Efektif Menetralisirnya

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Rotasi Kepemimpinan Polres Barsel: AKBP Jecson R. Hutapea Pamit dan Ajak Sinergi Tetap Guard

Selasa, 1 September 2026 - 16:03 WIB

Perkuat Cadangan Pangan Barsel, Pemkab dan Bulog Buntok Jalin Kerja Sama Strategis

Selasa, 1 September 2026 - 15:51 WIB

Kearifan Tradisi Dayak Iban Sungai Utik: Kelola Api Terkontrol demi Jaga Ketahanan Pangan

Selasa, 1 September 2026 - 15:43 WIB

Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Berita Terbaru