1TULAH.COM-Proses pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Tahun Anggaran 2026 telah resmi diselesaikan.
Kesepakatan yang dicapai antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) ini menjadi tonggak penting dalam penetapan APBD Kalteng 2026 Disepakati sebagai arah kebijakan fiskal pembangunan daerah.
Wakil Ketua DPRD Kalteng, Muhammad Ansari DPRD, yang juga Juru bicara Badan Anggaran, menegaskan bahwa seluruh tahapan pembahasan dilaksanakan secara transparan dan akuntabel.
Hal ini menjadi landasan kuat untuk penyelenggaraan pembangunan daerah yang efektif dan tepat sasaran.
🤝 Konsensus Fraksi: Semua Mendukung Penetapan Raperda
Komitmen terhadap pembangunan daerah terlihat jelas dari dukungan penuh yang diberikan oleh seluruh fraksi pendukung di DPRD Kalteng.
Dari total tujuh fraksi, semuanya menyatakan menerima dan menyetujui Raperda APBD 2026 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).
Dokumen pendapat akhir dari setiap fraksi telah dicatat dan menjadi bagian tidak terpisahkan dari laporan resmi pembahasan, menunjukkan adanya konsensus politik yang solid untuk kemajuan Kalteng.
📊 Detail Struktur Anggaran APBD Kalteng 2026
Ansari merinci kerangka struktur pendanaan yang telah disepakati untuk APBD Provinsi Kalteng Tahun Anggaran 2026. Data ini menunjukkan besaran alokasi dana yang akan digunakan untuk mendanai berbagai program prioritas di Bumi Tambun Bungai.










![Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) RI di Jakarta. [Suara.com/Alfian Winanto]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/07/kejagung-se-225x129.jpg)











![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

