1TULAH.COM – Mabes Polri menegaskan dukungannya terhadap proses hukum yang dilakukan Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Badan Gizi Nasional (BGN) periode 2025–2026.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Kejagung menetapkan Sekretaris Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN, Brigjen Pol Lalu Muhammad Iwan, sebagai tersangka dalam perkara tersebut.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan institusinya menghormati setiap proses penegakan hukum yang dilakukan Kejagung.
Menurutnya, Polri berkomitmen mendukung pemberantasan korupsi dan memastikan tidak ada perlakuan khusus bagi anggota yang terbukti melakukan tindak pidana, termasuk kasus korupsi.
Ia menegaskan setiap personel akan diproses sesuai ketentuan hukum dan aturan kedinasan yang berlaku.
Sebelumnya, Kejagung menetapkan Lalu Muhammad Iwan sebagai tersangka baru dalam penyidikan dugaan korupsi tata kelola program MBG.
Penyidik menduga yang bersangkutan meminta dua orang saksi berinisial YCS dan R mendirikan sebuah perusahaan untuk menjual food tray kepada calon mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan harga yang telah ditentukan.
Harga tersebut diduga telah mencakup sejumlah uang yang menjadi syarat agar pengadaan food tray memperoleh persetujuan.
Saat ini, Lalu Muhammad Iwan telah ditahan selama 20 hari di Rumah Tahanan Salemba Cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Penyidik menjeratnya dengan pasal-pasal dalam Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), sementara proses penyidikan terus berlanjut untuk mengungkap dugaan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Penulis : Dedy Hermawan























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

