1TULAH.COM – Keisya Levronka mengungkapkan masa-masa paling berat dalam hidupnya ketika sang adik, Lexi Valleno Havlenda, mengalami musibah jatuh dari lantai 6 Universitas Tarumanagara (Untar) pada April lalu.
Peristiwa itu membuat Keisya sangat terpukul hingga merasa kehidupannya seolah runtuh.
Sejak kejadian tersebut, Keisya memilih untuk lebih banyak berada di sisi keluarganya.
Ia mengurangi aktivitas di dunia hiburan demi bisa fokus mendampingi proses pemulihan sang adik yang membutuhkan perawatan intensif.
Keisya menceritakan bahwa ia dan adiknya memiliki hubungan yang sangat dekat sejak kecil.
Kedekatan itu membuat kondisi Lexi di rumah sakit menjadi pengalaman emosional yang sangat berat baginya sebagai seorang kakak.
Selama masa perawatan, Keisya setia menemani Lexi di rumah sakit.
Ia bahkan rela tidur di sofa dan membantu kebutuhan sehari-hari sang adik ketika Lexi belum bisa beraktivitas secara mandiri.
Dari pengalaman penuh duka tersebut, Keisya juga menyalurkan emosinya ke dalam karya musik.
Ia mengaku menulis sebuah lagu khusus untuk adiknya sebagai bentuk luapan rasa sedih, cinta, dan kekuatan selama masa sulit itu.
Kini, Keisya perlahan mulai kembali menjalani aktivitasnya, sementara keluarganya tetap fokus mendampingi proses pemulihan Lexi. Peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga tentang keteguhan keluarga dalam menghadapi ujian berat.
Penulis : Nova Elisa Putri























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

