Pemprov Kalteng Perkuat Mitigasi Bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah 2026

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko membuka Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Kantor BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/26).

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko membuka Sosialisasi Kajian Risiko Bencana dan Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Aula Kantor BPB-PK Provinsi Kalimantan Tengah, Rabu (1/7/26).

1tulah.com, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui Sosialisasi Kajian Risiko Bencana (KRB) dan Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026. Kegiatan yang digelar Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPB-PK) Provinsi Kalimantan Tengah di Aula Kantor BPB-PK, Rabu (1 Juli 2026), menjadi langkah strategis dalam mendukung penyusunan kebijakan mitigasi bencana yang berbasis data dan kajian ilmiah.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, yang membacakan sambutan Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Dalam sambutannya, disampaikan apresiasi kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atas dukungan dan fasilitasi sehingga sosialisasi dapat terselenggara dengan baik.

“Kegiatan ini memiliki arti yang sangat penting sebagai bagian dari upaya memperkuat penyelenggaraan penanggulangan bencana di daerah, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujar Yuas Elko.

Ia menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana merupakan amanat peraturan perundang-undangan sekaligus urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar kepada masyarakat. Oleh sebab itu, diperlukan komitmen, koordinasi, dan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota agar penanggulangan bencana dapat berjalan secara terarah, terpadu, berkelanjutan, dan memberikan perlindungan optimal bagi masyarakat.

Baca Juga :  Jalan Sehat Maulid Nabi di Palangka Raya, Gubernur Kalteng Ajak Warga Jaga Persatuan dan Hidup Sehat

Menurut Yuas Elko, penyusunan Kajian Risiko Bencana dan perhitungan Indeks Ketahanan Daerah menjadi instrumen penting dalam menghasilkan kebijakan penanggulangan bencana yang berbasis data, kondisi riil di lapangan, serta analisis ilmiah yang komprehensif.

“Hasil kajian tersebut diharapkan mampu memberikan gambaran mengenai tingkat ancaman, kerentanan, kapasitas, dan ketahanan daerah sehingga menjadi acuan dalam memperkuat kelembagaan, meningkatkan kesiapsiagaan, serta membangun ketangguhan Provinsi Kalimantan Tengah dalam menghadapi berbagai potensi bencana,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh peserta mengikuti kegiatan secara aktif, memanfaatkan forum sebagai sarana berbagi pengalaman, bertukar informasi, serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana di Kalimantan Tengah.

“Melalui kolaborasi dan sinergi yang semakin baik, kita optimistis dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang tangguh terhadap bencana sekaligus mendukung terwujudnya Kalimantan Tengah yang semakin BERKAH, Maju, dan Sejahtera,” pungkasnya.

Baca Juga :  Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat

Sementara itu, kegiatan sosialisasi bertujuan meningkatkan pemahaman pemerintah daerah bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana harus dilakukan secara terencana, terarah, terpadu, dan berkelanjutan. Selain itu, kegiatan ini menjadi wadah menyelaraskan kebijakan penanggulangan bencana antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota, sekaligus mendukung penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana dan Indeks Ketahanan Daerah sebagai dasar perencanaan pembangunan yang berorientasi pada pengurangan risiko bencana.

Sosialisasi yang berlangsung pada 1–2 Juli 2026 tersebut diikuti sekitar 66 peserta yang berasal dari BPBD Provinsi Kalimantan Tengah, BPBD kabupaten/kota, perangkat daerah, instansi vertikal, akademisi, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan.

Turut hadir secara virtual Direktur Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Udrekh, narasumber Direktorat Pemetaan dan Evaluasi Risiko Bencana BNPB Franta Eveline, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Toyib, serta perwakilan berbagai instansi terkait yang berkomitmen memperkuat ketangguhan Kalimantan Tengah dalam menghadapi potensi bencana.(*)

Penulis : Hewu

Berita Terkait

Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan
Pemprov Kalteng Perkuat Evaluasi Program Strategis Nasional, Fokus Pastikan PSN Berdampak bagi Masyarakat
Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan
Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital
Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi
HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Pangdam Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kalimantan
Jalan Sehat Maulid Nabi di Palangka Raya, Gubernur Kalteng Ajak Warga Jaga Persatuan dan Hidup Sehat
Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Aspirasi Desa Jadi Prioritas, Infrastruktur dan KHBS Jadi Fokus Pemprov Kalteng

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Pemprov Kalteng dan Kejati Perkuat Sinergi, Hendrizal Husin Siap Kawal Program Pembangunan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:28 WIB

Pemprov Kalteng: HUT ke-81 RI Harus Berdampak pada Pembangunan dan Kesejahteraan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:50 WIB

Rakor PPID Kalteng 2026 Perkuat Keterbukaan Informasi Publik dan Pelayanan Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 08:28 WIB

Karhutla Kalteng Masih Terjadi di Sejumlah Wilayah, 645 Hotspot Terdeteksi

Senin, 10 Agustus 2026 - 16:54 WIB

HUT ke-1 Kodam XXII/Tambun Bungai, Pangdam Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Kalimantan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:59 WIB

Jalan Sehat Maulid Nabi di Palangka Raya, Gubernur Kalteng Ajak Warga Jaga Persatuan dan Hidup Sehat

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:45 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Tegaskan Aspirasi Desa Jadi Prioritas, Infrastruktur dan KHBS Jadi Fokus Pemprov Kalteng

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:09 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan Ratusan Perangkat Starlink, Internet Desa Terpencil Makin Cepat

Berita Terbaru

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Berita

Bupati Heriyus Kukuhkan Anggota Paskibra Murung Raya 2026

Sabtu, 15 Agu 2026 - 20:40 WIB