Gebrakan Prabowo! Tiap Kelas Dilengkapi Smartboard (IFP), Didanai Uang Hasil Korupsi!

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Peluncuran dilakukan di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Novian)

Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas. Peluncuran dilakukan di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat. (Suara.com/Novian)

1TULAH.COM-Presiden RI Prabowo Subianto membuat komitmen mengejutkan sekaligus disambut antusiasme tinggi di sektor pendidikan.

Ia memastikan bahwa setiap ruang kelas di seluruh sekolah Indonesia akan segera dilengkapi dengan teknologi canggih berupa Interactive Flat Panel (IFP) atau smartboard.

Yang paling menyita perhatian publik adalah sumber dana untuk mewujudkan program ambisius ini. Presiden Prabowo secara tegas menyatakan bahwa pembiayaan fasilitas digitalisasi pendidikan ini berasal dari uang hasil sitaan para koruptor.

Perang Melawan Koruptor Demi Cerdaskan Anak Bangsa

Dalam peluncuran program Digitalisasi Pembelajaran untuk Indonesia Cerdas di SMP Negeri 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025), Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memburu para pencuri uang negara dan mengalihkan aset sitaan mereka langsung untuk kepentingan rakyat.

“Kita rencananya nanti tiap kelas, insya Allah di Indonesia akan kita taruh interaktifnya (IFP),” kata Prabowo.

Dengan nada tegas, ia menyatakan bahwa hasil kejahatan korupsi akan diubah menjadi alat untuk mencerdaskan anak bangsa.

“Nanti itu semua uang-uang koruptor kita kerja. Nanti maling-maling kita akan kejar semua itu, supaya anak-anak kita pintar-pintar,” ujarnya, menekankan prioritas pemerintah dalam memberantas korupsi demi pendidikan.

Baca Juga :  Kaur Keuangan Inisial EP Terjerat Korupsi Dana Desa Barsel, Diduga Main Judi Online!

Akselerasi Digital Sesuai Inpres 7/2025

Program pemasangan smartboard ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 yang bertujuan untuk mempercepat digitalisasi pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan.

IFP atau smartboard ini bukan sekadar papan tulis digital biasa. Perangkat ini memungkinkan proses belajar jarak jauh (PJJ) yang jauh lebih interaktif.

Guru dapat membimbing siswa secara langsung melalui layar virtual, sehingga memecah batasan geografis dan meningkatkan kualitas pengajaran, terutama di daerah terpencil.

Dampak Positif: Pembelajaran Lebih Semangat dan Interaktif

Dampak positif dari program ini sudah mulai dirasakan secara nyata di berbagai daerah, bahkan di wilayah timur Indonesia.

Dalam sebuah interaksi daring saat peluncuran, seorang guru dari SMK Negeri 3 Teknologi dan Rekayasa Jayapura, Papua, mengungkapkan bahwa bantuan IFP telah mengubah total metode pembelajaran di sekolahnya. Menurutnya, para siswa kini menjadi:

  • Lebih bersemangat dalam mengikuti pelajaran.

  • Lebih mudah paham materi yang disampaikan.

  • Lebih interaktif dalam diskusi dan praktik.

Baca Juga :  Prabowo Apresiasi Atas Dukungan Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi

Antusiasme serupa datang langsung dari para penerima manfaat. Trifena, seorang murid di SMK Negeri 3 Jayapura, mengaku smartboard sangat membantunya dalam memahami pelajaran kompleks.

“Terima kasih Pak Presiden atas bantuan yang telah diberikan kepada kami. Kami sangat senang menggunakannya. Semoga bisa ditambahkan untuk setiap jurusan di sekolah kami,” tutur Trifena, menyampaikan harapannya kepada Presiden.

Target Ambisius: 288.000 Unit Dikirim Tahun Ini

Pemerintah menargetkan distribusi IFP secara besar-besaran tahun ini. Total sekitar 288.000 unit dijadwalkan untuk dikirimkan ke 330 ribu sekolah di seluruh Indonesia.

Berikut adalah rincian progres pengiriman hingga saat ini:

  • Total unit yang dikirim: 215.572 unit.

  • Sudah terpasang di sekolah: 172.550 unit.

  • Masih dalam perjalanan: 43.022 unit.

Pemerintah optimistis seluruh perangkat dapat tiba di sekolah penerima dan siap digunakan untuk proses belajar-mengajar pada Desember 2025.

Keberhasilan program ini diharapkan menjadi tonggak sejarah baru dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui teknologi digital. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Transparansi CSR Kalteng Disorot! Legislator Kalteng Siti Nafsiah Desak Audit Program Perusahaan
Undian Piala Dunia 2026 Digelar: Memecahkan Rekor, Menyambut 48 Tim dan Debut Empat Negara!
DPR Desak Pemerintah Evaluasi Total Izin Perkebunan & Kehutanan: Soroti Minimnya Kontribusi Tangani Bencana
KPK Siap Dalami Lebih Jauh Dugaan Suap Proyek Jalan di Sumatera Utara
Kaur Keuangan Inisial EP Terjerat Korupsi Dana Desa Barsel, Diduga Main Judi Online!
Prabowo Apresiasi Atas Dukungan Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi
Gibran Tenangkan Korban Banjir dan Longsor di Sumatera
KPK Perdalam Kasus Dana Non-Budgeter Proyek Pengadaan Iklan Bank BJB
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 5 Desember 2025 - 20:42 WIB

Transparansi CSR Kalteng Disorot! Legislator Kalteng Siti Nafsiah Desak Audit Program Perusahaan

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:19 WIB

Undian Piala Dunia 2026 Digelar: Memecahkan Rekor, Menyambut 48 Tim dan Debut Empat Negara!

Jumat, 5 Desember 2025 - 14:00 WIB

KPK Siap Dalami Lebih Jauh Dugaan Suap Proyek Jalan di Sumatera Utara

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:45 WIB

Kaur Keuangan Inisial EP Terjerat Korupsi Dana Desa Barsel, Diduga Main Judi Online!

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:38 WIB

Prabowo Apresiasi Atas Dukungan Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi

Kamis, 4 Desember 2025 - 20:34 WIB

Gibran Tenangkan Korban Banjir dan Longsor di Sumatera

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:59 WIB

KPK Perdalam Kasus Dana Non-Budgeter Proyek Pengadaan Iklan Bank BJB

Selasa, 2 Desember 2025 - 22:01 WIB

KPK Investigasi Penghasilan Ridwan Kamil Imbas Penyitaan Royal Enfield dan Mercedes-Benz

Berita Terbaru

Dina maulidah Dorong Kader PKK Jadi Komunikator yang Menginspirasi

DPRD MURA

Dewan Dorong Kader PKK Jadi Komunikator yang Menginspirasi

Jumat, 5 Des 2025 - 21:53 WIB