Kinerja Keselamatan Kerja, MedcoEnergi Raih 7 Penghargaan Kementerian ESDM

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 16:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 7 penghargaan Patra Nirbhaya Karya kepada PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) atas kinerja unggul dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor minyak dan gas bumi (migas). Foto: MedcoEnergi

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 7 penghargaan Patra Nirbhaya Karya kepada PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) atas kinerja unggul dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor minyak dan gas bumi (migas). Foto: MedcoEnergi

1TULAH.COM, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan 7 penghargaan Patra Nirbhaya Karya kepada PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) atas kinerja unggul dalam menjaga keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor minyak dan gas bumi (migas).

Adapun penghargaan tersebut mencerminkan keberhasilan MedcoEnergi dalam mempertahankan standar operasi yang aman dan berkelanjutan di seluruh wilayah kerja migasnya.

Penghargaan diserahkan dalam ajang Forum Komunikasi Keselamatan Migas 2025 yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) di Balai Besar Pengujian Migas (LEMIGAS), Jakarta Selatan, pada Kamis, 13 November 2025.

MedcoEnergi menerima apresiasi untuk kategori Tanpa Kehilangan Jam Kerja Akibat Kecelakaan (Zero Lost Time Injury – LTI), yang menandakan keberhasilan perusahaan dalam menjalankan operasi tanpa insiden yang mengganggu produktivitas dan keselamatan kerja.

Baca Juga :  Bungkam Timor Leste 3-0, Indonesia Jaga Asa Lolos Fase Gugur Piala AFF 2026

Tujuh entitas MedcoEnergi yang menerima penghargaan tersebut meliputi Medco E&P Grissik Ltd., PT Medco E&P Malaka, dan Medco Energi Sampang Pty. Ltd. untuk kategori Patra Nirbhaya Karya Utama (10 juta jam kerja aman); PT Medco E&P Lematang dan Medco Energi Madura Offshore Pty Ltd untuk kategori Madya (5 juta jam kerja aman); serta Medco E&P Tarakan dan Medco Energi Bangkanai Ltd. untuk kategori Pratama (2,5 juta jam kerja aman).

Direktur Utama Medco E&P, Ronald Gunawan, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari komitmen jangka panjang seluruh pekerja dan mitra kerja dalam menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.

“Keselamatan adalah fondasi dari kinerja berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan operasional hanya dapat tercapai jika setiap langkah dijalankan dengan aman dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepuasan Publik Turun Anjlok versi SMRC, Istana: Kami Bekerja Bukan Cari Hasil Survei

MedcoEnergi juga terus memperkuat penerapan Safety Leadership dan sistem manajemen K3 di seluruh wilayah operasi, termasuk pengawasan ketat terhadap standar kerja dan kesiapsiagaan risiko. Upaya ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan energi dan sumber daya alam terkemuka yang berkelanjutan di Asia Tenggara, serta mengutamakan keselamatan kerja, lindung lingkungan, dan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional.

Penghargaan Patra Nirbhaya Karya merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Indonesia terhadap perusahaan migas yang berhasil menjaga kinerja keselamatan terbaik, serta berperan aktif dalam menumbuhkan budaya kerja aman di industri energi nasional.

Editor: Aprie

Berita Terkait

Putusan MK Soal Program Makan Bergizi Gratis Dinilai ‘Cari Aman’, Koalisi Masyarakat Sipil Buka Suara
Awas Modus Penipuan Customer Service Palsu! Orderkuota Ingatkan Pentingnya Jaga OTP dan PIN Akun
Heriyus Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Lewat FBTTB
Perbup Nomor 14 Tahun 2026 Jadi Landasan Pembangunan Kependudukan Murung Raya
Muhammad Zakirin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PC GP Ansor Barito Timur 2026–2030
Bahas Arah Kebijakan Fiskal, Banggar DPRD Kalteng Desak Sekda dan Pimpinan TAPD Hadir Rapat KUA-PPAS 2027
Buntut Dugaan Kasus Pencabulan, Syekh Ahmad Al Misry Kini Ditetapkan Buron Internasional
Ajak Warga Waspadai Ancaman Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 05:47 WIB

Putusan MK Soal Program Makan Bergizi Gratis Dinilai ‘Cari Aman’, Koalisi Masyarakat Sipil Buka Suara

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Awas Modus Penipuan Customer Service Palsu! Orderkuota Ingatkan Pentingnya Jaga OTP dan PIN Akun

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:16 WIB

Heriyus Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Lewat FBTTB

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:23 WIB

Perbup Nomor 14 Tahun 2026 Jadi Landasan Pembangunan Kependudukan Murung Raya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:18 WIB

Muhammad Zakirin Terpilih Aklamasi Jadi Ketua PC GP Ansor Barito Timur 2026–2030

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:34 WIB

Bahas Arah Kebijakan Fiskal, Banggar DPRD Kalteng Desak Sekda dan Pimpinan TAPD Hadir Rapat KUA-PPAS 2027

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:08 WIB

Buntut Dugaan Kasus Pencabulan, Syekh Ahmad Al Misry Kini Ditetapkan Buron Internasional

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:02 WIB

Ajak Warga Waspadai Ancaman Karhutla

Berita Terbaru

Bupati Mura Heriyus SE saat membuka FBTT Selasa sore (4/08/2026). (Foto : 1tulah.com)

Berita

Heriyus Ajak Masyarakat Jaga Warisan Budaya Lewat FBTTB

Selasa, 4 Agu 2026 - 19:16 WIB