1TULAH.COM-Bank Indonesia (BI) mencatat adanya aliran modal asing masuk bersih (net inflow) yang signifikan ke pasar keuangan domestik, mencapai Rp 1 triliun dalam periode transaksi singkat pada 27–30 Oktober 2025.
Data ini menunjukkan adanya kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi dan stabilitas pasar keuangan Indonesia, meskipun terjadi fluktuasi di beberapa instrumen investasi.
💰 Detail Arus Modal Asing: Saham Jadi Magnet Utama
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan rincian dari pergerakan modal asing tersebut. Mayoritas aliran modal masuk didorong oleh pasar saham.
- Pasar Saham: Mencatatkan modal asing masuk bersih (net inflow) tertinggi sebesar Rp 4,40 triliun. Angka ini menegaskan daya tarik pasar ekuitas Indonesia di mata investor asing menjelang akhir bulan.
- Surat Berharga Negara (SBN): Terdapat arus keluar bersih (net outflow) di pasar SBN sebesar Rp 3,23 triliun.
- Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI): Juga mencatat arus keluar bersih (net outflow) sebesar Rp 170 miliar.
“Dengan demikian, secara keseluruhan terjadi aliran modal asing masuk bersih sebesar Rp 1 triliun,” jelas Ramdan Denny Prakoso.
Meskipun terjadi net outflow di SBN dan SRBI, besarnya net inflow di pasar saham berhasil menutupi kekurangan tersebut, menghasilkan total aliran modal masuk bersih yang positif.
🗓️ Rekapitulasi Aliran Modal Asing Year-to-Date (YTD)
Secara kumulatif, dari awal tahun hingga 30 Oktober 2025, gambaran aliran modal asing menunjukkan situasi yang beragam di pasar keuangan domestik:

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



