Poin Sama dengan Borneo FC, Persib Bandung Juara Super League 2025/2026 Unggul Head-to-Head

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Suasana Pasca laga Persib vs Persijap (suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

Foto: Suasana Pasca laga Persib vs Persijap (suara.com/Adie Prasetyo Nugraha)

1TULAH.COM-Sejarah baru kembali tercipta di kancah sepak bola tanah air. Persib Bandung resmi menobatkan diri sebagai kampiun Super League musim 2025/2026. Kepastian gelar juara ini didapat setelah tim berjuluk Maung Bandung tersebut bermain imbang tanpa gol melawan tamunya, Persijap Jepara, pada pekan pamungkas di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (23/6/2026) petang.

Meski laga berakhir dengan skor kacamata 0-0, satu poin tambahan ini sudah lebih dari cukup untuk mengunci posisi puncak klasemen. Keberhasilan ini sekaligus menandai dominasi mutlak Persib Bandung yang sukses meraih gelar juara untuk ketiga kalinya secara berturut-turut (hattrick juara).

Drama Poin Sama dan Keunggulan Head-to-Head

Persaingan menuju tangga juara Super League musim ini berjalan luar biasa sengit hingga detik terakhir. Di pertandingan lain, pesaing terdekat Persib, Borneo FC Samarinda, sebenarnya mampu memetik kemenangan meyakinkan saat menjamu Malut United.

Kemenangan tersebut membuat Persib Bandung dan Borneo FC sama-sama mengemas poin akhir yang identik, yaitu 79 poin. Namun, regulasi kompetisi yang mengedepankan catatan head-to-head berpihak pada armada Bojan Hodak.

Baca Juga :  Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya, Chatib Basri Angkat Bicara

Sepanjang musim ini, Persib terbukti superior atas Pesut Etam dalam dua pertemuan mereka, dengan catatan satu kali kemenangan dan satu kali hasil imbang. Selisih keunggulan inilah yang pada akhirnya mengantarkan trofi juara tetap bertahan di Kota Kembang.

Konsistensi Bojan Hodak dan Tuah Stadion GBLA

Sengitnya kompetisi musim ini menjadi bukti nyata bahwa mental juara yang dimiliki skuad Maung Bandung menjadi pembeda utama. Konsistensi permainan yang ditekankan oleh sang juru taktik, Bojan Hodak, membuat Marc Klok dan kawan-kawan tampil stabil, baik saat melakoni laga kandang maupun laga tandang yang penuh tekanan.

Selain strategi jitu tim pelatih, faktor non-teknis yang tidak kalah krusial adalah militansi dari para suporter setia mereka, Bobotoh. Gemuruh dan dukungan penuh yang selalu memadati Stadion GBLA sepanjang musim ini terbukti menjadi suntikan motivasi sekaligus kekuatan terbesar bagi Persib untuk melewati momen-momen sulit.

Baca Juga :  Kerusakan Jalan Desa Pararapak Barito Selatan Jadi Sorotan, Komisi IV DPRD Kalteng Desak Perbaikan!

Jalannya Laga Persib Bandung vs Persijap Jepara

Menghadapi Persijap Jepara yang tampil tanpa beban, Persib Bandung sebenarnya langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal babak pertama. Mengandalkan kecepatan sektor sayap, sejumlah peluang emas berhasil diciptakan oleh lini serang Maung Bandung.

Namun, lini pertahanan Laskar Kalinyamat tampil sangat disiplin dan rapat. Beberapa kali upaya Persib untuk memecah kebuntuan selalu kandas di sepertiga akhir lapangan. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 0-0.

Walau gagal menutup musim dengan kemenangan manis di kandang, hasil imbang ini sudah cukup untuk memulai pesta pora publik Bandung atas keberhasilan mempertahankan takhta tertinggi sepak bola Indonesia. Selamat, Persib Bandung! (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

KPK Periksa Pejabat Kementerian ESDM Terkait Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara
Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar
Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta
Cetak Sejarah! Muhammad Kiandra Ramadhipa Rebut Kemenangan Perdana di Moto3 Junior World Championship 2026 Estoril
Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar
Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi
Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia
Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:49 WIB

KPK Periksa Pejabat Kementerian ESDM Terkait Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara

Selasa, 16 Juni 2026 - 00:46 WIB

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Senin, 15 Juni 2026 - 21:38 WIB

Aturan Baru BGN: Insentif Dapur SPPG Tak Lagi Sama Rata Rp6 Juta

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:16 WIB

Soroti Ketimpangan Desa Terpencil, DPRD Kalteng Desak Pemerataan Infrastruktur Dasar

Minggu, 14 Juni 2026 - 11:23 WIB

Indonesia Emas atau Cemas? Ketika Budiman Sudjatmiko dan Mahasiswa Semarang Terlibat Benturan Narasi

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:55 WIB

Oknum Perwira Ditresnarkoba Polda Jatim Diduga Terseret Jaringan Narkoba Internasional Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 08:46 WIB

Kejagung Usut Dugaan Manipulasi Ekspor CPO Grup Salim: Mengapa Bankir Maybank Ikut Diperiksa?

Sabtu, 13 Juni 2026 - 20:10 WIB

KPK Sita Sejumlah Dokumen Pengadaan dalam Kasus Suap di Pemkab Muara Enim

Berita Terbaru

Ilustrasi pembunuhan ((unsplash))

Berita

Polisi Amankan Pria Diduga Bunuh Istri di Makassar

Selasa, 16 Jun 2026 - 00:46 WIB

Kajari Barito Utara, R Firmansyah bersama pejabat lain saat menunjukkan pemusnahan barang. Foto. Dadang

Muara Teweh

Kejaksaan Barito Utara Musnahkan Barang Bukti Tindak Pidana

Senin, 15 Jun 2026 - 15:01 WIB