Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mess Jetty, Pria Asal Jingah Diduga Akhiri Hidup

- Jurnalis

Senin, 25 Mei 2026 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

korban saat berada di Kamr mayat RSUD

korban saat berada di Kamr mayat RSUD

1TULAH.COM, MUARA TEWEH – Identitas pria yang ditemukan tewas di dalam kamar mess kawasan Jalan Koyem, Muara Teweh, Minggu (24/5/2026) malam akhirnya terungkap. Korban bernama Misran, 25 tahun, berstatus menikah dan merupakan karyawan jetty setempat.

Ketua RT 10 Kelurahan Jingah, Benny, membenarkan Misran adalah warganya yang sudah dikenalnya sejak kecil. “Dia memang warga saya. Saya kenal lama, sejak masih kecil,” ujar Benny di lokasi kejadian.

Dari olah tempat kejadian perkara, polisi menduga Misran mengakhiri hidup dengan cara gantung diri. Tubuh korban ditemukan terlentang di lantai dengan tali di sekitar badan, bukan dalam posisi tidur di kasur.

Baca Juga :  Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Misran diduga ditinggal pergi istri dan anak balitanya yang baru keluar dari rumah sakit akibat tersiram air panas. “Istrinya pulang kampung membawa anak. Padahal anak itu baru beberapa hari dirawat karena terkena air panas,” kata Benny.

Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 18.00 WIB, saat seorang teman hendak menemui Misran. Teman itu heran karena lampu kamar mess padam dan tidak ada jawaban saat pintu diketuk. Warga yang melihat melalui jendela melihat tubuh Misran terbaring di lantai dengan tali di badannya.

Baca Juga :  BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Polisi yang tiba di lokasi langsung memasang garis polisi dan membuka paksa pintu kamar yang terkunci. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih mendalami kronologi pasti kematian Misran.

Sementara itu, paman korban di RSUD Muara Teweh mengaku keluarganya kesulitan mengetahui permasalahan Misran karena keponakannya dikenal sebagai pribadi yang tertutup. “Orangnya memang tidak terbuka. Permasalahan hanya dipendam, tidak pernah cerita. Jarang komunikasi,” ujarnya.

Jasad Misran kini berada di kamar jenazah RSUD Muara Teweh menunggu proses lebih lanjut.(sur)

Berita Terkait

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel
Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan
Survei Voxpol Center: 90,1 Persen Masyarakat Indonesia Setuju Koruptor Dihukum Mati
Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?
Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan
Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026
Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?
Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:14 WIB

Satu Korporasi Jadi Tersangka dalam Penanganan 30 Laporan Karhutla di Kalsel

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Gantikan Dr. Ita Minarni, Muhammad Taufiq Resmi Jabat Plt Kadis PUPR Barito Selatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Usulan Harta Pejabat Tak Terlapor LHKPN Dirampas Negara: Langkah Tegas atau Melanggar Hukum?

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:36 WIB

Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Tekan Kekerasan dan Perundungan di Sekolah, Kemendikdasmen Rilis Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026

Selasa, 27 Oktober 2026 - 06:21 WIB

Di Balik Transaksi Rp26,1 Triliun PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Kedaulatan Ekonomi atau Pindah Tangan Oligarki Tambang?

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:35 WIB

Karhutla Meluas, Baznas Kerahkan Personel ke Sejumlah Wilayah Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 - 23:33 WIB

KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Berita Terbaru