Bareskrim Polri Musnahkan 2,1 Ton Barang Bukti Narkotika di Kota Cilegon

- Jurnalis

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi narkotika

Ilustrasi narkotika

1TULAH.COM – Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri memusnahkan sebanyak 2,1 ton barang bukti narkotika dari berbagai jenis di fasilitas PT Wastec Internasional, Kota Cilegon, Banten, pada Kamis dini hari.

Kasubdit II Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol Audie Camry Wibisono, menyampaikan bahwa pemusnahan ini merupakan hasil sitaan dalam kurun waktu Oktober 2024 hingga Oktober 2025.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut menjadi tindak lanjut dari pemusnahan simbolis yang dilakukan Presiden RI pada pagi harinya, dengan tujuan menghapus seluruh barang bukti yang telah disetujui untuk dimusnahkan.

Audie merinci bahwa barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 1,33 ton sabu, 335.019 butir ekstasi, 608,095 gram ganja, dan 18,4 kilogram tembakau gorila.

Baca Juga :  LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Selain itu, turut dihancurkan pula 1,1 kilogram heroin, 2.356 gram ketamin, 12.429 mililiter etominate, 7.993 butir Happy Five, 27.851 gram Happy Water, serta 5.531 gram THJ.

Ia menegaskan bahwa jumlah tersebut hanya sebagian kecil dari total barang bukti yang berhasil disita Bareskrim Polri dan jajaran Polda selama satu tahun terakhir, di mana terdapat 49.306 kasus narkotika yang diungkap dan 65.572 tersangka yang diamankan. Dari total itu, sekitar 214 ton barang bukti berhasil disita dengan nilai ekonomi mencapai Rp 29,36 triliun.

Lebih lanjut, Audie menjelaskan bahwa proses pemusnahan dilakukan sesuai ketentuan undang-undang, yakni barang bukti narkotika harus dimusnahkan dalam jangka waktu maksimal 14 hari setelah penetapan sita oleh kejaksaan atau pengadilan.

Baca Juga :  Ancaman Pemotongan Internet Singapura Dijawab Santai Menkomdigi Meutya Hafid: Siapa yang Sebenarnya Rugi?

Dalam kegiatan tersebut, 11 orang tersangka turut dihadirkan untuk menyaksikan proses pemusnahan.

PT Wastec Internasional dipilih sebagai lokasi karena memiliki fasilitas insinerator berkapasitas 1.200 kilogram per jam dan berpengalaman dalam pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).

Selain kapasitasnya yang besar, lokasi yang jauh dari pemukiman warga juga dinilai aman dari dampak asap pembakaran.

Audie menambahkan bahwa proses pembakaran dilakukan pada suhu di atas 1.000 derajat Celsius hingga seluruh residu benar-benar musnah dan tidak dapat dimanfaatkan kembali.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo
SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga
Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan
Pengamanan Ibu Kota Diperketat: 20 Ribu Personel TNI AL Siaga di Tengah Skandal Penyadapan Presiden Prabowo
Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta
Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar
Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?
Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Sejarah Kelam Penyadapan Presiden: Jejak Spionase Politik dari Megawati Hingga Prabowo

Rabu, 4 November 2026 - 08:26 WIB

SP4N-LAPOR! Barsel 2026: Komitmen Pemkab Tingkatkan Transparansi dan Aduan Warga

Rabu, 4 November 2026 - 06:27 WIB

Dukung Bareskrim Tahan 3 Jenderal, DPR Desak Pembongkaran Aktor Lain Kasus Penyadapan

Selasa, 3 November 2026 - 14:44 WIB

Bantah Intervensi Kasus Narkoba Anggota DPRD Jatim, Gerindra Ungkap Dugaan Oknum Polisi Minta Rp50 Juta

Selasa, 3 November 2026 - 13:04 WIB

Pendaftaran MagangHub 2026 Batch 3 Ditutup Rabu 4 November, Kemnaker Imbau Segera Daftar

Selasa, 3 November 2026 - 06:48 WIB

Pemerintah Matangkan Wacana Penyesuaian PTKP untuk Dongkrak Daya Beli, Siap Diterapkan 2027?

Selasa, 3 November 2026 - 05:33 WIB

Situasi Keamanan Arab Saudi Memanas, Jadwal Piala Asia 2027 Terancam Diundur

Senin, 2 November 2026 - 18:32 WIB

Komisi III DPRD Kalteng Soroti Pemulihan Ekonomi dan Lingkungan Pascakarhutla: Dorong Aktivitas Warga Kembali Normal!

Berita Terbaru