Rupiah Merosot Tajam Pasca Pelantikan Menkeu Baru, Sentimen Domestik Jadi Sorotan!

- Jurnalis

Selasa, 9 September 2025 - 11:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

Petugas salah satu tempat penukaran mata uang asing menunjukkan uang rupiah dan dolar AS, Jakarta, Selasa (14/1/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Dunia keuangan Indonesia dikejutkan oleh gejolak nilai tukar rupiah yang merosot tajam. Pergerakan ini terjadi tak lama setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan (Menkeu) yang baru, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Pada Kamis, 9 September 2025, nilai tukar dolar AS menguat signifikan terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.13 WIB, dolar AS berada di level Rp16.503, melonjak 194 poin atau 1,19% dari hari sebelumnya. Pergerakan harian dolar AS berada di kisaran Rp16.448 hingga Rp16.506.


 

Anomali Pergerakan Dolar AS: Rupiah Melemah Sendirian di Asia

 

Baca Juga :  Tiga ASN Pemprov Jatim Diperiksa KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Fenomena unik terjadi karena penguatan dolar AS ini tidak dialami oleh mata uang utama di Asia. Sebaliknya, dolar AS justru terpantau melemah terhadap mata uang lain di kawasan tersebut.

  • Terhadap won Korea Selatan, dolar AS melemah 0,14%.
  • Terhadap dolar baru Taiwan, dolar AS melemah 0,23%.
  • Terhadap ringgit Malaysia, dolar AS melemah 0,28%.
  • Terhadap yen Jepang, dolar AS melemah 0,17%.
  • Terhadap baht Thailand, dolar AS melemah 0,34%.

Perbedaan pergerakan ini memicu spekulasi di kalangan analis pasar bahwa pelemahan rupiah kali ini didorong oleh sentimen domestik, bukan oleh faktor global. Terutama, sentimen ini disinyalir kuat berkaitan dengan perubahan kepemimpinan di Kementerian Keuangan. Pergantian Menkeu dinilai menjadi pemicu ketidakpastian bagi pasar, yang kemudian menyebabkan investor melepaskan aset dalam bentuk rupiah.

Baca Juga :  DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla

Peristiwa ini menunjukkan sensitivitas pasar terhadap kebijakan dan susunan kabinet baru. Investor akan terus mencermati langkah-langkah yang akan diambil oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menstabilkan kondisi pasar dan meyakinkan kembali para pelaku ekonomi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!
Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026
Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak
DPRD Kalteng Minta Aparat Sikat Perusahaan Terindikasi Picu Karhutla
Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK
Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD
Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!
Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 07:02 WIB

Paredes Cekik Eric Garcia dan Dorong Gavi, Final Piala Dunia 2026 Nyaris Baku Hantam!

Senin, 20 Juli 2026 - 06:53 WIB

Dominasi Mutlak! 7 Rekor Mentereng Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:36 WIB

Heriyus: Peningkatan Mutu Pendidikan Butuh Kolaborasi Semua Pihak

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:42 WIB

Miris! Belum Dua Tahun Menjabat, 15 Kepala Daerah Ini Sudah Jadi Tersangka KPK

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:48 WIB

Bentengi Generasi Muda, Kemenag Siapkan Materi Bahaya LGBTQ Sejak Jenjang SD

Minggu, 19 Juli 2026 - 14:36 WIB

Komisi II DPR Wacanakan Penerapan KPI Mengikat, ASN Tidak Produktif Siap-siap Out!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Ranperda TJSLB Jadi Payung Hukum Kemitraan Pemerintah dan Dunia Usaha

Jumat, 17 Juli 2026 - 16:44 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S. Dohong: Ritual Tiwah adalah Benteng Pertahanan Budaya Dayak

Berita Terbaru