KPK Gerak Cepat, Kasus Korupsi Kuota Haji Bakal Masuk Tahap Penyidikan

- Jurnalis

Minggu, 20 Juli 2025 - 16:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Gedung KPK.

Ilustrasi Gedung KPK.

 

1TULAH.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengindikasikan bahwa penyelidikan terkait dugaan korupsi dalam kuota haji khusus akan segera memasuki tahap penyidikan.

Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, yang berharap proses hukum bisa segera memasuki tahapan yang lebih tegas. Ia pun mengajak masyarakat untuk mendukung proses hukum yang sedang berlangsung.

Baca Juga :  Temui Presiden Prabowo, Panglima Jilah Bawa Aspirasi Masyarakat Adat Dayak

Dalam perkembangan penyelidikan, KPK telah memanggil sejumlah pihak guna dimintai keterangan mengenai masalah kuota haji khusus.

Beberapa nama yang telah diperiksa berkaitan dengan dugaan ini, termasuk tokoh agama dan pejabat dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). KPK berharap agar masyarakat memberi dukungan agar proses hukum berjalan lancar dan transparan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, menyatakan bahwa dugaan korupsi terkait kuota haji khusus tidak hanya mencakup tahun 2024, tetapi juga tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Temuan Pansus Angket Haji DPR RI menunjukkan adanya kejanggalan dalam pengelolaan haji tahun 2024, terutama dalam pembagian kuota tambahan dari Arab Saudi sebanyak 20.000.

Kuota tersebut dibagi rata antara haji reguler dan haji khusus, masing-masing mendapat 10.000, yang menjadi sorotan dalam proses penyelidikan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 17:02 WIB

Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Berita Terbaru