Gunung Semeru Erupsi Dua Kali, Tinggi Letusan Capai 1000 Meter

- Jurnalis

Kamis, 17 Juli 2025 - 19:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

1TULAH.COM – Gunung Semeru yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami dua kali erupsi pada Kamis pagi.

Letusan pertama terjadi pukul 04.30 WIB dengan kolom abu setinggi sekitar 800 meter di atas puncak dan bergerak ke arah barat.

Erupsi ini terekam oleh seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 170 detik.

Letusan kedua terjadi pukul 07.42 WIB dengan kolom abu mencapai ketinggian sekitar 1.000 meter di atas puncak atau setara 4.676 meter di atas permukaan laut.

Baca Juga :  Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Mukdas Sofian, menyampaikan bahwa kolom abu pada letusan kedua terlihat berwarna putih hingga kelabu dan cenderung mengarah ke barat daya.

Aktivitas gunung tersebut masih menunjukkan dominasi gempa letusan, di mana pada periode 24 jam sebelumnya tercatat 32 kali gempa erupsi dengan amplitudo bervariasi antara 10 hingga 22 mm.

Selain itu, tercatat pula beberapa jenis gempa lain seperti gempa guguran, gempa embusan, gempa harmonik, serta gempa tektonik lokal dan jauh.

Status Gunung Semeru saat ini masih berada di Level II atau Waspada. Oleh karena itu, PVMBG mengeluarkan beberapa imbauan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Berjalan Lancar, Seluruh Peserta Muktamar NU ke-35 Menerima LPJ PBNU

Salah satunya adalah larangan beraktivitas dalam radius delapan kilometer di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan.

Di luar radius tersebut, warga juga tidak diperbolehkan berada dalam jarak 500 meter dari tepi sungai karena potensi bahaya awan panas dan aliran lahar bisa mencapai hingga 13 kilometer dari puncak.

Selain itu, masyarakat diminta untuk tidak mendekati kawah dalam radius tiga kilometer dan tetap waspada terhadap potensi bahaya sekunder seperti guguran lava dan lahar hujan.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator
KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran
Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul
Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47
Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 21:22 WIB

KPK Pastikan Asap di Gedung Merah Putih Bukan Kebakaran

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Ketua DPRD Kalteng Arton S Dohong Tegaskan Kualitas dan Kesejahteraan Guru Kunci SDM Unggul

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:05 WIB

Atasi Karhutla Kalimantan, Pemerintah Jepang Kirim Pasukan JSDF dan 3 Helikopter CH-47

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 13:03 WIB

Diikuti 264 Peserta, Turnamen Domino Orado KNPI Cup 2026 Sedot Antusiasme Warga Bartim

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 12:23 WIB

DPRD Kalteng Dorong Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penampung Hasil Usaha Warga

Berita Terbaru