Heboh Isu Vaksin HPV Sebabkan Kemandulan dan Menopause Dini, Ini Faktanya!

- Jurnalis

Senin, 30 Juni 2025 - 18:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi menopause. [Dok.Antara]

Ilustrasi menopause. [Dok.Antara]

1TULAH.COM – Informasi yang menyebar di media sosial mengenai bahaya vaksin HPV, termasuk tuduhan bahwa vaksin tersebut dapat menyebabkan kemandulan, menopause dini, gangguan otak, kanker, hingga kematian mendadak, merupakan kabar bohong yang menyesatkan.

Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), Prof Dr dr Yudi Mulyana Hidayat, SpOG(K), menegaskan bahwa anggapan tersebut sama sekali tidak memiliki dasar ilmiah dan hanya merupakan mitos yang tidak terbukti kebenarannya.

Ia menjelaskan bahwa vaksin HPV secara ilmiah telah terbukti aman dan tidak berdampak buruk terhadap sistem reproduksi perempuan.

Justru sebaliknya, vaksin ini sangat penting untuk mencegah kanker serviks yang mayoritas disebabkan oleh infeksi virus HPV berisiko tinggi.

Senada dengan hal tersebut, Kementerian Kesehatan RI juga menyatakan bahwa vaksin HPV tidak menyebabkan kemandulan.

Kalaupun muncul efek samping, gejala yang ditimbulkan biasanya ringan dan bersifat sementara, seperti demam ringan, nyeri otot, atau rasa gatal dan memar di area suntikan.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak mempercayai informasi hoaks yang tidak memiliki dasar ilmiah dan lebih mengedepankan informasi dari sumber resmi atau tenaga kesehatan profesional.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026
Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Tag :

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 04:30 WIB

Harumkan Nama Indonesia, Widya Esthetic Clinic Banjarmasin Raih Penghargaan Bergengsi Asia Pasifik 2026

Rabu, 9 September 2026 - 14:37 WIB

Awas! Salah Pakai Krim Pencerah Bisa Bikin Flek Hitam Makin Kebiruan

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Berita Terbaru