Optimalisasi Kualitas Pendidikan Kalteng: DPRD Dukung Penuh Inovasi Disdik

- Jurnalis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 18:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari Foto:Dok/1tulah.com

Wakil Ketua II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Muhammad Ansyari Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Dunia pendidikan di Kalimantan Tengah terus berbenah. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah, melalui Wakil Ketua II Muhammad Ansyari, memberikan apresiasi tinggi atas berbagai terobosan dan inovasi yang digulirkan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kalteng.

Apresiasi ini disampaikan dalam Rapat Kerja Komisi III DPRD Kalteng yang membahas Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Perubahan APBD (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2025.

Inovasi Disdik Kalteng Disambut Positif

Ansyari secara pribadi menyampaikan kekagumannya terhadap pencapaian Disdik Kalteng. “Saya pribadi memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian dan ide-ide luar biasa yang sudah diwujudkan. Kadis kita masih muda, otomatis pengetahuannya juga lebih update dan membawa banyak hal positif untuk dunia pendidikan di Kalimantan Tengah,” ujar Ansyari. Ini menunjukkan sinergi positif antara lembaga legislatif dan eksekutif dalam memajukan sektor pendidikan.

DPRD Kalteng menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh program-program yang membutuhkan sinergi antar lembaga, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda Kalteng. Dukungan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program inovatif yang telah dicanangkan.

Perhatian Terhadap Sekolah Khusus (SKH) dan Sekolah Rakyat

Salah satu poin penting yang disoroti Ansyari adalah perhatian Disdik terhadap Sekolah Khusus (SKH). Menurutnya, siswa dan guru di sekolah berkebutuhan khusus juga harus mendapatkan perhatian yang setara. Menanggapi hal ini, Plt. Kadisdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, menegaskan komitmen pihaknya. Meskipun porsi anggaran untuk SKH masih terbatas, perhatian serius tetap diberikan.

Baca Juga :  Larangan Membakar Lahan Bukan Hapus Tradisi, Politisi Golkar di DPRD Kalteng Ini Minta Peladang Adat Beralih ke Metode Tanpa Bakar

Sebagai bentuk inovasi, Disdik Kalteng sedang menggarap marketplace “Berkah Siswa untuk Negeri” (BERSINERGI). Platform ini akan menjadi wadah untuk memamerkan dan menjual karya serta produk siswa berkebutuhan khusus. Reza Prabowo menjelaskan gagasan ini berangkat dari pengalamannya melihat potensi luar biasa dari karya anak tunarungu.

“Produk-produk seperti ini, sangat potensial dijual. Misalnya ke sektor 3T atau pariwisata. Kita bisa mewajibkan hotel, restoran, atau kafe untuk membeli karya mereka. Nilainya mungkin tidak mahal, tapi kualitas dan kebanggaannya luar biasa,” kata Reza.

Selain itu, Ansyari juga mempertanyakan koordinasi Disdik dengan Kementerian Sosial terkait program Sekolah Rakyat yang menjadi agenda prioritas nasional. Reza Prabowo menanggapi bahwa Kalteng telah merespons program ini dengan serius. “Kita sudah menghimpun lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat di kabupaten/kota melalui Dinsos Kalteng dan untuk Kota Palangka Raya, rencananya akan dibangun di Kalampangan. Kita juga sedang menyiapkan tenaga pengajar dan kepala sekolahnya,” jelasnya.

Reaktivasi Sekolah Unggulan dan Transparansi SPMB

Sorotan berikutnya dari DPRD Kalteng adalah rencana reaktivasi sekolah unggulan. Ansyari menilai, sekolah seperti eks-SMA 5 Tingang yang pernah menjadi unggulan layak dihidupkan kembali, bahkan bisa menjadi pusat pembinaan calon pemimpin masa depan.

Baca Juga :  Saling Sindir Netizen Indo-Malaysia: Dihina Miskin Pasrah, Didoakan Presiden Selamanya Ditolak!

Menyambut ide ini, Reza Prabowo mengungkapkan bahwa mulai tahun depan Disdik akan mendirikan sekolah unggulan di tiga zona wilayah: barat, tengah, dan timur. “Wilayah barat bisa di Kotawaringin atau Kotim, wilayah tengah mungkin di Palangka Raya, dan wilayah timur di salah satu kabupaten di Barito. Anggarannya sekitar Rp18 miliar per sekolah, dan kami siap apabila mendapat dukungan dari DPRD,” tegasnya, menunjukkan keseriusan dalam mewujudkan pendidikan berkualitas merata.

Di akhir rapat, Ansyari juga menyoroti pelaksanaan penerimaan siswa baru (SPMB) yang setiap tahun memunculkan dinamika. Ia berharap proses penerimaan bisa berjalan lebih baik dan transparan. Reza Prabowo memastikan bahwa pihaknya telah melaksanakan berbagai upaya untuk menjamin kelancaran dan keadilan dalam SPMB.

“Kami telah mengedarkan surat imbauan dari Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran kepada seluruh masyarakat bahwa SPMB ini gratis. Kami pastikan tidak ada praktik percaloan, dan semua mekanisme sudah disosialisasikan secara terbuka,” ujarnya.

Dengan adanya komunikasi terbuka dan sinergi antara DPRD dan Disdik Kalteng, diharapkan pembangunan sektor pendidikan di Kalimantan Tengah terus mengalami kemajuan yang inklusif dan merata untuk seluruh lapisan masyarakat.

Semua ini demi mewujudkan Kalteng Berkah, Kalteng Maju, dan Kalteng Sejahtera. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas
Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun
Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta
Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap
Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik
Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru
Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla
KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 22:21 WIB

Antisipasi Dampak Kabut Asap, Pemkab Mura Siapkan Ruang Oksigen di 17 Puskesmas

Rabu, 2 September 2026 - 17:25 WIB

Kawal Program Makan Bergizi Gratis dan Tugas Pokok, BPOM Perjuangkan Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun

Rabu, 2 September 2026 - 17:02 WIB

Skandal Suap Pengadaan Smart Board & Chromebook Muara Enim senilai Rp62,86 Miliar: Terungkapnya Kongkalikong di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 - 13:39 WIB

Pemkab Barsel Sediakan Rumah Oksigen Gratis Akibat Kabut Asap

Rabu, 2 September 2026 - 13:31 WIB

Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Rabu, 2 September 2026 - 12:43 WIB

Manchester City Rekrut Enzo Fernandez, Gelandang Argentina Jadi Amunisi Baru

Rabu, 2 September 2026 - 12:12 WIB

Rahasia Sains di Balik Fenomena Matahari Berwarna Merah Saat Bencana Karhutla

Rabu, 2 September 2026 - 12:04 WIB

KPK Duga Pemerasan Izin Tinggal WNA di Ditjen Imigrasi Masih Marak Pasca-OTT

Berita Terbaru