Kurang Tidur? Begini Risiko Tidur 4 Jam Saja bagi Tubuh dan Otak

- Jurnalis

Kamis, 19 Juni 2025 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

lustrasi tidur. (sumber: Freepik)

1TULAH.COM – Tidur memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh, sejajar dengan kebutuhan dasar lain seperti makan dan bernapas.

Sayangnya, kesibukan dalam pekerjaan, pendidikan, dan tanggung jawab rumah tangga membuat banyak orang hanya tidur selama empat jam setiap malam.

Padahal, menurut American Academy of Sleep Medicine (AASM), orang dewasa sebaiknya tidur minimal tujuh jam per malam untuk menjaga keseimbangan fisik dan mental.

Dr. Molly Atwood dari Johns Hopkins Medicine menyatakan bahwa rekomendasi ini didasarkan pada hasil berbagai penelitian berskala besar yang menunjukkan bahwa kebutuhan tidur ideal bagi orang dewasa berkisar antara tujuh hingga sembilan jam, walaupun kebutuhan tersebut bisa sedikit bervariasi antar individu.

Tidur hanya empat jam berarti tubuh kehilangan hampir separuh waktu yang seharusnya digunakan untuk memperbaiki dan meregenerasi sistem tubuh.

Meskipun ada kelompok kecil orang dengan mutasi genetik langka yang dikenal sebagai short sleepersdan dapat tetap berfungsi normal dengan durasi tidur pendek, kebanyakan orang tidak dapat melatih tubuhnya untuk menyesuaikan diri dengan pola tidur singkat.

Dr. Bhanu Kolla dari Mayo Clinic menegaskan bahwa tubuh tidak bisa dipaksa untuk beradaptasi dengan kebutuhan tidur yang rendah. Bahkan satu malam saja kurang tidur dapat memengaruhi kestabilan emosi, konsentrasi, dan koordinasi tubuh.

Jika kebiasaan ini terus berlangsung, dampaknya bisa sangat serius, mulai dari risiko penyakit kronis, gangguan kesehatan mental, penurunan kemampuan kognitif, hingga melemahnya sistem kekebalan tubuh.

Tanda-tanda seseorang mengalami kurang tidur antara lain sering tertidur saat duduk atau di perjalanan, mengantuk sepanjang hari, tidur lebih lama saat akhir pekan, serta kesulitan bangun meski alarm sudah berbunyi berkali-kali.

Untuk mencegah dampak buruk tersebut, penting membentuk kebiasaan tidur yang sehat, seperti menjaga jam tidur yang konsisten setiap hari, menghindari layar elektronik sebelum tidur, menciptakan lingkungan kamar yang nyaman, membatasi asupan kafein dan alkohol, serta melakukan kegiatan yang menenangkan menjelang tidur.

Bila semua upaya tersebut tidak membantu memperbaiki kualitas tidur, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis atau spesialis tidur.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru