BNN sebut Potensi Nilai Transaksi Narkoba di Indonesia Capai Rp524 Per Tahun

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi narkoba (Pexels/Natalia)

Ilustrasi narkoba (Pexels/Natalia)

 

1TULAH.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan bahwa potensi nilai transaksi narkoba ilegal di Indonesia mencapai Rp524 triliun per tahun, sebuah angka yang sangat besar.

Hal ini mendorong BNN untuk memperkuat sumber daya manusia (SDM) dan infrastruktur dalam rencana strategis mereka untuk periode 2025–2029.

Sekretaris Utama BNN, Irjen Pol. Tantan Sulistyana, menyatakan bahwa ancaman narkoba semakin kompleks, baik dari segi prevalensi penyalahgunaan maupun peredarannya.

Untuk itu, dalam rencana strategis ini, BNN berfokus pada penguatan SDM dan infrastruktur guna meningkatkan efektivitas dalam penanganan masalah narkoba.

Baca Juga :  KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Melalui strategi bertajuk Bersih Narkoba untuk SDM Unggul Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045, BNN bertujuan menciptakan sumber daya manusia yang sehat dan bebas dari narkoba sebagai fondasi masa depan bangsa.

Strategi ini melibatkan kolaborasi lintas sektor, peningkatan kemampuan intelijen, pengawasan wilayah perbatasan dan pesisir, serta kerja sama internasional.

Namun, BNN menghadapi tantangan besar terkait keterbatasan SDM, sarana-prasarana, dan anggaran.

Dalam forum yang diadakan pada 9 Mei, Penasihat Menteri PPN Noor Marzuki menyoroti kontras antara besarnya nilai perputaran uang narkoba ilegal yang mencapai Rp524 triliun dengan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang hanya Rp71 triliun pada 2025.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Ia menyebutkan bahwa ancaman narkoba ini dapat merusak masa depan generasi muda.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyatakan komitmennya untuk mendukung BNN, termasuk dari sisi anggaran, kelembagaan, dan infrastruktur.

Kepala BNN Komjen Pol. Marthinus Hukom mengapresiasi dukungan tersebut dan menegaskan komitmennya untuk terus bekerja memberantas narkoba demi mewujudkan Indonesia yang bersih dan sehat.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu
Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional
Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan
Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan
Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026
PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla
Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:22 WIB

KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Dua Anggota DPRD Kota Bengkulu

Selasa, 8 September 2026 - 19:41 WIB

Speedboat Bawa 8 Orang Hilang Kontak di Selat Sunda, Termasuk Jurnalis Media Nasional

Selasa, 8 September 2026 - 19:23 WIB

Komisi II DPRD Kalteng Dorong Hilirisasi Perikanan demi Kesejahteraan Nelayan

Selasa, 8 September 2026 - 18:32 WIB

Prabowo Ber Mandat Bantuan Beras Dilanjutkan hingga Desember 2026

Selasa, 8 September 2026 - 13:17 WIB

PT Indomuro Kencana Cepat Tanggap Berkontribusi dalam Penanganan Karhutla

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Berita Terbaru