1TULAH.COM – Polda Metro Jaya mengungkap bahwa dua orang saksi berinisial MS dan AS mangkir dari panggilan pemeriksaan terkait laporan Presiden Joko Widodo soal tuduhan ijazah palsu.
Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, pada Senin (12/5/2025) menyatakan MS telah mengonfirmasi ketidakhadiran, sementara AS belum memberikan keterangan apa pun.
Pihak kepolisian akan menjadwalkan pemanggilan ulang dalam minggu ini, sesuai prosedur dengan jeda 3 hingga 6 hari untuk panggilan pertama sebelum dilanjutkan ke panggilan kedua.
Laporan tersebut sudah terdaftar dan ditangani oleh Subdit Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Jokowi melaporkan dugaan fitnah dan pencemaran nama baik berdasarkan Pasal 310 dan 311 KUHP serta Pasal 27A, 32, dan 35 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Dalam laporan itu, terdapat lima orang terlapor dengan inisial RS, ES, RS, T, dan K yang diduga menyebarkan tuduhan palsu mengenai ijazah Presiden Jokowi.
Penulis : Laili R






















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

