Bahaya Kebanyakan Duduk: Bisa Memicu Penyakit Hingga Kematian Dini

- Jurnalis

Senin, 14 April 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi orang sukses bekerja sambil duduk (Pexels/Andrea Piacquadio)

Ilustrasi orang sukses bekerja sambil duduk (Pexels/Andrea Piacquadio)

1TULAH.COM – Kebiasaan duduk terlalu lama kini diakui sebagai ancaman serius bagi kesehatan, bahkan setara dengan bahaya merokok menurut Dr. Stephen Williams, ahli jantung dari NYU Langone.

Gaya hidup pasif tanpa aktivitas fisik yang memadai terbukti meningkatkan risiko berbagai penyakit, termasuk jantung, obesitas, depresi, hingga kanker, dan juga dapat memperbesar peluang kematian dini.

Data dari CDC menunjukkan bahwa sebagian besar orang dewasa belum memenuhi anjuran aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Bahkan, sekitar satu dari empat orang duduk lebih dari delapan jam per hari. Kondisi ini mempertegas pentingnya aktivitas fisik dalam kehidupan sehari-hari, tidak hanya untuk kebugaran tubuh, tetapi juga untuk menjaga kesehatan mental.

Aktivitas fisik seperti berjalan kaki memiliki peran besar dalam menstabilkan tekanan darah, mengontrol berat badan, menjaga kolesterol, memperkuat otot dan tulang, serta mengurangi peradangan.

Bahkan, berjalan cepat dengan kecepatan minimal 4 km/jam sudah cukup untuk memberikan manfaat yang nyata bagi tubuh.

Baca Juga :  Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Oleh karena itu, penting bagi setiap individu untuk memasukkan gerakan ke dalam rutinitas harian, meskipun hanya aktivitas ringan seperti berjalan saat istirahat kerja, menggunakan tangga, atau jalan santai setelah makan.

Langkah-langkah kecil ini bisa menjadi strategi efektif untuk melawan dampak buruk dari duduk terlalu lama dan mempertahankan kualitas hidup yang lebih sehat.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Selasa, 7 April 2026 - 18:58 WIB

BNN Usulkan Larangan Vape di Indonesia, Samakan Perangkatnya dengan ‘Bong’ Sabu

Berita Terbaru