Sinergi Kemenhut dan Kemnaker: Buka Lapangan Kerja dan Berdayakan Petani di Kawasan Hutan

- Jurnalis

Sabtu, 12 April 2025 - 18:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhut Raja Juli Antoni dan Menaker Yassierli menunjukan MoU kedua lembaga.[dok. istimewa]

Menhut Raja Juli Antoni dan Menaker Yassierli menunjukan MoU kedua lembaga.[dok. istimewa]

1TULAH.COM-Kementerian Kehutanan (Kemenhut) dan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menjalin kerja sama strategis melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU). Langkah ini bertujuan untuk menambah lapangan pekerjaan sekaligus memberdayakan petani, khususnya mereka yang berada di kawasan hutan.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyampaikan apresiasinya kepada Menteri Ketenagakerjaan beserta jajaran atas terwujudnya kerja sama yang ia yakini akan membawa dampak positif besar.

“Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya pada Pak Menteri Kemenaker beserta jajaran, pada hari ini kita bisa menandatangani satu MoU yang insyaallah bermakna besar bagi pembukaan lapangan kerja dan pemberdayaan petani di kawasan hutan,” ujarnya di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Jumat (11/4/2025).

Raja Juli menjelaskan bahwa kolaborasi antar kementerian ini merupakan implementasi dari instruksi Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama kerja sama ini adalah pemanfaatan potensi perhutanan sosial. Melalui skema agroforestry, masyarakat akan diberikan akses untuk mengelola lahan hutan secara berkelanjutan.

“Saya percaya seperti yang selalu diajarkan, disarankan dan diinstruksikan oleh Pak Prabowo, bahwa selama antar kementerian dapat bekerjasama ada berbagi masalah tapi juga berbagi solusi, saya yakin banyak hal yang bisa kita kerjakan,” tegas Raja Juli. Ia memaparkan potensi lahan perhutanan sosial yang sangat besar, dengan 8,3 juta hektar yang sudah diberikan akses pengelolaan, serta potensi tambahan sekitar 7 juta hektar lainnya yang akan diidentifikasi lebih lanjut untuk program agroforestry.

Baca Juga :  Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Lebih lanjut, Raja Juli mengungkapkan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan akan berperan penting dalam meningkatkan kapasitas petani melalui pendidikan dan pelatihan. Kerja sama ini juga akan melibatkan Kementerian Sosial dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengidentifikasi wilayah-wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi di kawasan hutan.

“Dari kerjasama nanti juga melibatkan Kementerian Sosial, BPN untuk mengidentifikasi pusat-pusat kemiskinan di kawasan tersebut di hutan-hutan tersebut, nanti temen-temen di kementerian ketenagakerjaan juga bisa melakukan upskilling, pendidikan, pelatihan dan juga melibatkan pihak swasta juga menjadikan opteker pemodalan dan lain sebagainya, dikembangkan, nanti juga dengan Kementerian UMKM dan koperasi,” jelas Raja Juli.

Dengan sinergi ini, Kemenhut berharap dapat menurunkan angka kemiskinan di sekitar kawasan hutan. Selain itu, para petani hutan diharapkan menjadi lebih produktif dalam mengelola sumber daya alam sekaligus menjaga kelestarian hutan.

“Pak Presiden juga sudah menggagas 70-80 ribu koperasi, saya sudah instruksikan sama pak sekjen juga, sekarang kami punya 15 ribu KUPS, Kelompok Usaha Perhutanan Sosial. Ini akan ditransformasikan K nya menjadi Koperasi, Koperasi Usaha Perhutanan Sosial. Saya kira kalau semua terlibat insyallah pelan-pelan tapi pasti angka kemiskinan bisa kita turunkan, petani kita lebih produktif dan hutan kita tetap lestari,” pungkas Raja Juli.

Baca Juga :  Didominasi Perempuan, 73 CJH Murung Raya Diberangkatkan ke Tanah Suci

Pada kesempatan yang sama, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah penting dalam perluasan kesempatan kerja melalui pengelolaan perhutanan sosial.

“Alhamdulillah pagi ini kita menandatangani MoU antara Kementerian Ketenagakerjaan dan Kementerian Kehutanan, kita melihat kolaborasi ini penting salah satunya itu adalah untuk perluasan kesempatan kerja dalam pengelolaan hutan sosial dalam konteksnya itu adalah agroforestry tadi kita sudah bersepakat bagaimana peran Kementerian Ketenagakerjaan dan juga Kementerian Kehutanan juga tentu peran Kementerian Kehutanan sangat strategis untuk mewujudkan ini,” kata Yassierli.

Yassierli memastikan bahwa Kemnaker akan memberikan dukungan penuh terkait pelatihan bagi para petani hutan. Kemenhut akan menyiapkan lahan dan mengidentifikasi potensi agroforestry, sementara Kemnaker akan fokus pada peningkatan sumber daya manusia.

“Kami dari Kementerian Ketenagakerjaan akan support full terkait dengan pelatihan, kemudian juga prakteknya sampai kemudian ini menjadi suatu ekosistem bisnis bagi para petani,” tandas Yassierli, menunjukkan komitmen Kemnaker dalam mewujudkan dampak positif dari kerja sama ini. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!
Gubernur Kaltim Sampaikan Minta Maaf dan Bakal Beli Kursi Pijat Dana Sendiri
Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal
Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat
Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah
Momen Akrab Presiden Prabowo di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: Sahabat Baik Ahmad Dhani
Tag :

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:19 WIB

Andai 50 Orang Terkaya RI Dipajaki 2%, Kuliah Bisa Gratis dan Kemiskinan Terhapus!

Senin, 27 April 2026 - 15:18 WIB

Dorong Kemandirian Ekonomi Desa, Waket III DPRD Kalteng Minta Pemda Fokus pada Potensi Kreatif dan Modal

Senin, 27 April 2026 - 15:09 WIB

Gelar Sosialisasi Empat Pilar di Rujab Bupati Bartim, Anggota DPR/MPR RI Bias Layar Kumpulkan Tokoh Masyarakat

Senin, 27 April 2026 - 14:54 WIB

Buntut Dugaan Pelecehan Seksual di Rutan Tamiang Layang, Anggota DPR RI Komisi XIII Langsung Bereaksi

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 - 14:19 WIB

Polisi Tangkap DPO Penipuan Rekrutmen ASN Palsu di Kalimantan Tengah

Senin, 27 April 2026 - 06:08 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo di Pernikahan El Rumi-Syifa Hadju: Sahabat Baik Ahmad Dhani

Minggu, 26 April 2026 - 18:55 WIB

DPRD Kalteng Dorong Optimalisasi UU PKDRT demi Perlindungan Nyata bagi Perempuan

Berita Terbaru