Polisi Sebut Korban Pemerkosaan Dokter PPDS Bertambah jadi 2 Orang

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dokter Residensi asal Pontianak jadi tersangka pemerkosaan. (X)

Dokter Residensi asal Pontianak jadi tersangka pemerkosaan. (X)

 

1TULAH.COM – Polda Jawa Barat mengonfirmasi bahwa jumlah korban dalam kasus pemerkosaan yang melibatkan Priguna Anugerah Pratama (31), dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari Universitas Padjadjaran, bertambah menjadi tiga orang.

Dua korban baru yang teridentifikasi adalah perempuan berusia 21 dan 31 tahun, yang mengalami pelecehan dengan modus serupa saat berada di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Baca Juga :  Harganas ke-33: DPRD Kalteng Tekankan Peran Strategis Keluarga Bentuk Karakter dan Kepedulian Lingkungan

Kombes Pol. Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, menjelaskan bahwa pelaku menjalankan aksinya pada 10 dan 16 Maret 2025 dengan dalih melakukan uji alergi menggunakan cairan anestesi.

Setelah itu, korban dibawa ke ruangan tertentu di rumah sakit untuk melakukan tindakan tidak senonoh.

Ia juga menegaskan bahwa Priguna melakukan perbuatannya seorang diri, meskipun sebelumnya sempat bersama dokter utama saat menangani pasien.

Baca Juga :  Pemkab Murung Raya Dukung Semangat Pembangunan di Hari Jadi Barito Utara

Dengan penambahan dua korban tersebut, kini total korban menjadi tiga orang, termasuk FH (21), keluarga pasien yang sebelumnya lebih dulu melapor.

Atas perbuatannya, Priguna dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 64 KUHP tentang perbuatan yang dilakukan berulang kali, yang dapat memperberat hukuman. Ia terancam hukuman penjara hingga maksimal 17 tahun.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026
Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni
Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026
Sempat Hilang Beberapa Hari, Aiptu Sumaryanto Ditemukan Gugur di Sungai Rantau Asem Katingan
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers
Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?
Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:40 WIB

Polri Terima Penghargaan dari Kemenhaj atas Kontribusi dalam Penyelenggaraan Ibadah Haji 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:36 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 5 Kg Sabu dan Ekstasi di Bakauheni

Minggu, 5 Juli 2026 - 17:47 WIB

Sengit! Kylian Mbappe Samai Rekor Lionel Messi di Puncak Top Skor Piala Dunia 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:26 WIB

Pimpin IWO Bartim Lagi, Boy TM Targetkan Peningkatan Kompetensi SDM Pers

Sabtu, 4 Juli 2026 - 13:40 WIB

Internet Menolak Lupa: Mengapa Jejak Digital Bisa Menentukan Masa Depan Anda?

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:26 WIB

Dibidik KPK Terkait Kasus OTT Bupati Kuansing, Menhut Raja Juli Antoni Buka Suara Soal Aliran Dana HPT

Sabtu, 4 Juli 2026 - 07:18 WIB

Tragedi Tumbang Kalemei: Satu Polisi Gugur, Dua Hilang Saat Penggerebekan Bandar Narkoba di Katingan

Berita Terbaru