Aspirasi Desa Unsum ke DPRD Kalteng: Listrik, Jalan Tani, hingga Pelestarian Budaya

- Jurnalis

Jumat, 11 April 2025 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya, Purdiono. Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya, Purdiono. Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, Barito Timur, dan Murung Raya, Purdiono, baru saja menyampaikan laporan hasil reses perseorangan yang dilakukannya di Desa Unsum, Kabupaten Barito Timur.

Reses ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai aspirasi dan usulan penting demi kemajuan desa mereka.

Dalam laporan resesnya, Purdiono mengungkapkan bahwa masyarakat Desa Unsum menyampaikan sejumlah usulan krusial yang mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari peningkatan infrastruktur, penguatan perekonomian, hingga upaya pelestarian budaya lokal.

“Salah satu usulan yang paling mendesak adalah pemasangan tiang listrik. Masyarakat Desa Unsum mengeluhkan kurangnya penerangan jalan yang sangat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan masalah keamanan. Usulan ini bukan barang baru, telah disampaikan beberapa kali sebelumnya, namun hingga kini belum juga terealisasi,” ujar Purdiono dengan nada prihatin pada Kamis (10/4/2025).

Selain permasalahan penerangan jalan yang menjadi prioritas, masyarakat Desa Unsum juga sangat mengharapkan adanya pembangunan jalan usaha tani sepanjang kurang lebih dua kilometer.

Baca Juga :  Kasus Keracunan MBG Kembali Marak Usai Libur Sekolah, JPPI: Evaluasi Pemerintah Gagal Total!

Keberadaan jalan ini dinilai sangat vital untuk memperlancar akses para petani menuju lahan pertanian mereka. Dengan akses yang lebih baik, diharapkan produktivitas pertanian di Desa Unsum dapat meningkat secara signifikan, yang pada akhirnya akan berdampak positif pada kesejahteraan masyarakat.

Melihat kondisi tanaman karet eks transmigrasi yang saat ini sudah tidak lagi produktif, masyarakat Desa Unsum juga mengusulkan adanya program peremajaan tanaman karet. Program ini diharapkan dapat mengembalikan produktivitas karet sebagai salah satu komoditas unggulan daerah dan secara langsung meningkatkan pendapatan masyarakat yang sebagian besar berprofesi sebagai petani karet.

Untuk memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa, masyarakat Desa Unsum memiliki visi untuk mencetak lahan sawah baru. Dengan adanya peningkatan luas lahan sawah, diharapkan produksi padi di desa tersebut dapat meningkat dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat secara mandiri, bahkan berpotensi untuk surplus.

Tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, masyarakat Desa Unsum juga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap pelestarian budaya lokal. Mereka mengusulkan pembangunan rumah adat sebagai langkah konkret untuk menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya yang menjadi identitas Desa Unsum. Pembangunan rumah adat diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan budaya dan edukasi bagi generasi muda.

Baca Juga :  Kehadiran Arya Wedakarna di Miss Equality World 2026 Bangkok Tuai Sorotan Publik

Terakhir, sebagai upaya untuk mendukung sektor pertanian dan peternakan yang menjadi tulang punggung perekonomian desa, masyarakat Desa Unsum mengusulkan pengadaan bibit kakao, bibit sawit, pupuk, dan bibit ternak babi.

Ketersediaan bibit dan pupuk yang berkualitas diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian, sementara pengadaan bibit ternak babi dapat mengembangkan potensi peternakan di Desa Unsum.

Laporan hasil reses Purdiono ini menjadi representasi langsung dari aspirasi masyarakat Desa Unsum. Diharapkan, usulan-usulan penting ini dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait di tingkat kabupaten dan provinsi, sehingga peningkatan infrastruktur, perekonomian, dan pelestarian budaya di Desa Unsum dapat segera terwujud dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat. (Ingkit)

 

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru