Peserta Pemudik Gratis Jalur Kereta Api Meningkat, KAI Beri Respon

- Jurnalis

Senin, 24 Maret 2025 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kereta Api yang sedang berjalan (Sumber: Freepik)

Kereta Api yang sedang berjalan (Sumber: Freepik)

 

1TULAH.COM – Program mudik gratis yang diselenggarakan PT KAI bersama Kementerian BUMN dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan mengalami peningkatan sebesar 6 persen dibanding tahun sebelumnya.

Direktur Utama PT KAI, Didiek Hartantyo, mengungkapkan bahwa kapasitas program ini telah penuh, mencakup pemudik maupun kendaraan bermotor.

Dalam program mudik gratis bersama DJKA, KAI menyediakan kapasitas angkut untuk 7.424 unit kendaraan bermotor dan 16.960 penumpang.

Baca Juga :  Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Sementara itu, melalui kerja sama dengan Kementerian BUMN, tersedia tambahan 28.364 kursi untuk pemudik.

Destinasi utama program ini mencakup Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Lempuyangan Yogyakarta, yang menjadi tujuan favorit para pemudik.

Secara keseluruhan, KAI menyediakan lebih dari 4,5 juta tempat duduk untuk angkutan Lebaran 2025, dengan 3,4 juta kursi dialokasikan untuk kereta jarak jauh dan 1,1 juta kursi untuk kereta lokal. Hingga 24 Maret 2025 pukul 07.00 WIB, sebanyak 2.763.025 tiket telah terjual.

Baca Juga :  Program Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Pemerintah Minta Waktu Pembenahan 2 Bulan

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI mengoperasikan 9.656 perjalanan kereta api selama periode mudik, termasuk tambahan 1.080 perjalanan KA ekstra.

Penulis : Dedy Hermawan

Berita Terkait

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi
Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino
Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran
Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan
Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik
Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1
Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)
Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 17:08 WIB

Kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa: Rincian Evakuasi Korban dan Kendala Gelombang Tinggi

Minggu, 13 September 2026 - 16:46 WIB

Malaysia Terancam Panas Ekstrem Tembus 41°C di 2027 akibat Gelombang Super El Nino

Minggu, 13 September 2026 - 10:13 WIB

Pencarian Kapal Arupadhatu 1 Belum Buahkan Hasil, Basarnas Banten Perluas Area Penyisiran

Minggu, 13 September 2026 - 10:04 WIB

Fenomena Single Life: Saat Perempuan Mulai Nyaman Melajang Tanpa Buru-Buru Cari Pasangan

Minggu, 13 September 2026 - 05:45 WIB

Mulai Oktober 2026, Penyaluran Bansos Berubah Total Pakai Teknologi Digital dan Biometrik

Sabtu, 12 September 2026 - 20:52 WIB

Polda Banten Pastikan Pelampung Kedua Bukan Milik Kapal Arupadhatu 1

Sabtu, 12 September 2026 - 13:55 WIB

Kasus Keracunan Berulang, KPAI Desak Audit Transparan Kepemilikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG)

Sabtu, 12 September 2026 - 13:19 WIB

Penumpukan Kendaraan di SPBU Palangka Raya, Ketua DPRD Kalteng Minta Pertamina Evaluasi Suplai BBM

Berita Terbaru