Operasi Pasar Pangan Murah Ramadan 2025: Harga Terjangkau di Kantor Pos Seluruh Indonesia

- Jurnalis

Minggu, 9 Maret 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Kantor Pos- Kantor Pos di Cilegon, Kantor Pos Terdekat di Cilegon. [Ist)

Ilustrasi Kantor Pos- Kantor Pos di Cilegon, Kantor Pos Terdekat di Cilegon. [Ist)

1TULAH.COM-Pemerintah Indonesia kembali menggelar Operasi Pasar Pangan Murah untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan selama bulan Ramadan 2025.

Program ini dilaksanakan di Kantor Pos seluruh Indonesia mulai 24 Februari hingga 29 Maret 2025, dengan 750 titik operasi pasar yang tersebar di berbagai daerah.

Kolaborasi BUMN untuk Ketersediaan Pangan Terjangkau

Operasi pasar ini merupakan hasil sinergi antara beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN). PT Pos Indonesia (Persero) menyediakan lokasi, sementara pasokan bahan pangan didukung oleh ID Food, Perum Bulog, dan PT Perkebunan Nusantara III. Tujuannya adalah memastikan masyarakat dapat memperoleh bahan pangan berkualitas dengan harga di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) selama bulan suci Ramadan.

Baca Juga :  Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil

Komoditas Pangan yang Tersedia dan Harganya

Masyarakat dapat membeli berbagai komoditas pangan pokok dengan harga terjangkau, antara lain:

  • Beras premium: Rp72.000/5 kg (HET Rp79.000/5 kg)
  • Beras SPHP: Rp60.000/5 kg (HET Rp62.200/5 kg)
  • Gula pasir: Rp15.000/kg (HET Rp17.500/kg)
  • Minyakita: Rp14.700/liter (HET Rp15.700/liter)
  • Daging kerbau: Rp75.000/kg (HET Rp80.000/kg)
  • Daging ayam: Rp34.000/kg (HAP Rp40.000/kg)
  • Telur ayam: Rp27.000/kg
  • Bawang putih: Rp32.000/kg (HAP Rp38.000/kg)
  • Bawang merah: Rp27.000/kg

Cara Membeli Pangan Murah di Kantor Pos

Berikut adalah langkah-langkah untuk membeli bahan pangan murah di Kantor Pos:

  1. Kunjungi Kantor Pos Indonesia terdekat yang menyelenggarakan operasi pasar.
  2. Siapkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) sebagai identitas.
  3. Lakukan pendaftaran dan pilih bahan pangan yang ingin dibeli.
  4. Lakukan pembayaran secara tunai atau melalui QRIS.
  5. Simpan bukti pembayaran untuk mengambil bahan pangan yang telah dibeli.
Baca Juga :  KPK Tahan 8 Tersangka Suap HGB ATR/BPN, Diduga Jadi Pengepul Uang dan Penghubung Swasta

Program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan selama Ramadan, serta membantu mengendalikan inflasi dan menjaga stabilitas ekonomi.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, membawa KTP, dan mengikuti prosedur pembelian yang telah ditetapkan.

Informasi lebih lanjut tentang lokasi dan jadwal operasi pasar dapat diakses melalui situs resmi PT Pos Indonesia atau layanan pelanggan terdekat.(Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

Gali Inovasi Literasi Digital, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Perpusda Kota Tangerang
Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid
Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS
Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR
Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil
Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)
DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M
KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 17:54 WIB

Gali Inovasi Literasi Digital, Komisi III DPRD Kalteng Kunker ke Perpusda Kota Tangerang

Jumat, 18 September 2026 - 16:54 WIB

Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid

Jumat, 18 September 2026 - 13:52 WIB

Kebijakan Baru Skema PPPK Guru: Bisa Naik Status Penuh Waktu Hingga Berpeluang Jadi PNS

Jumat, 18 September 2026 - 08:17 WIB

Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR

Jumat, 18 September 2026 - 07:59 WIB

Tembus Rp115,25 Triliun! Haji Isam Borong 30 Persen Saham Bayan Resources (BYAN)

Kamis, 17 September 2026 - 13:31 WIB

DPRD Minta Pemprov Kalteng Segera Terbitkan Perkada untuk Cairkan BTT Karhutla Rp760 M

Kamis, 17 September 2026 - 12:07 WIB

KSPI dan Partai Buruh Usulkan Kenaikan UMP dan UMK 2027 Sebesar 7,5% Hingga 9,5%

Kamis, 17 September 2026 - 05:22 WIB

Ratusan Ribu Hektare Aset Tanah TNI Belum Bersertifikat, 44 Ribu Hektare Berpotensi Pemicu Konflik Agraria

Berita Terbaru