Jelang Ramadan 1446H, DPRD Kalteng Minta Pemda Aktif Kontrol Harga Bahan Pokok!

- Jurnalis

Jumat, 28 Februari 2025 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kalteng , Bambang Irawan, Foto:Dok/1tulah.com

Anggota DPRD Kalteng , Bambang Irawan, Foto:Dok/1tulah.com

1TULAH.COM-Menjelang datangnya bulan suci Ramadan 1446 Hijriah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui anggotanya, Bambang Irawan, mendesak pemerintah daerah (pemda) untuk mengambil langkah proaktif dalam mengendalikan harga bahan pokok di pasar.

Bambang Irawan menyoroti pola kenaikan harga sembako yang berulang setiap menjelang Ramadan dan Idulfitri. Ia menekankan perlunya tindakan preventif agar masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Penertiban Hutan Harus Transparan, Satgas PKH Soroti Tambang Ilegal

“Kami meminta dinas terkait, seperti Dinas Perdagangan dan Dinas Ketahanan Pangan, untuk melakukan pemantauan rutin. Jangan sampai harga kebutuhan pokok melonjak tajam dan menyulitkan masyarakat,” ujar Bambang Irawan, Kamis (27/2/2025).

Bambang Irawan mendesak pemda untuk segera berkoordinasi dengan pelaku usaha, distributor, dan sektor logistik guna memastikan ketersediaan pasokan sembako. Selain itu, pengawasan ketat terhadap praktik spekulasi harga juga diperlukan untuk melindungi konsumen.

Baca Juga :  Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

“Masyarakat harus dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang, tanpa tertekan oleh harga kebutuhan pokok yang meroket,” tambahnya.

Bambang Irawan menekankan pentingnya sinergi antara pemda, aparat penegak hukum, dan sektor swasta dalam menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi sembako, terutama di daerah terpencil yang rawan gangguan pasokan. (Ingkit)

Berita Terkait

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka
Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar
Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara
Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak
Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek
99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini
Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi
Tag :

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 16:01 WIB

Bahaya Kabut Asap, DPRD Kalteng Minta Pemda Batasi Kegiatan di Ruang Terbuka

Senin, 7 September 2026 - 14:03 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat TNI Disesuaikan, Warga Dayak Bertato Adat Bisa Mendaftar

Senin, 7 September 2026 - 09:02 WIB

Dampak Erupsi Anak Krakatau: Sekolah PJJ, Program Makan Bergizi Gratis Dihentikan Sementara

Senin, 7 September 2026 - 08:51 WIB

Gunung Ile Lewotolok di NTT Dua Kali Erupsi Pagi Ini, Kolom Abu Capai 600 Meter di Atas Puncak

Minggu, 6 September 2026 - 17:01 WIB

Realisasi Anggaran Pemprov Kalteng Baru 38 Persen, DPRD Desak Percepatan Lelang Proyek

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

99 Persen Pembobolan Bank Berawal dari Social Engineering, Kemenhub dan Pakar Wanti-Wanti Hal Ini

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Minggu, 6 September 2026 - 13:29 WIB

Analisis BRIN: Erupsi Gunung Anak Krakatau Menembus Stratosfer dan Berpotensi Dinginkan Suhu Bumi

Berita Terbaru