Jelang Ramadhan 1446H, Legislator Barsel Minta Pemda Jaga Stabilitas Harga Bahan Pangan

- Jurnalis

Minggu, 23 Februari 2025 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nurul Hikmah Anggota DPRD Kabupaten Barsel. Foto:Alifansyah/1tulah.com

Nurul Hikmah Anggota DPRD Kabupaten Barsel. Foto:Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK– Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1446H/ 2025M, Nurul Hikmah, anggota DPRD Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Kalimantan Tengah meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) setempat melalui dinas terkait untuk melakukan peninjauan harga dan persedian bahan pangan guna menjaga stabilitas harga.

“Hal ini dilakukan untuk memastikan harga bahan pangan tidak melonjak dan membebani masyarakat,” ucap Nurul Hikmah di Buntok, Sabtu (22/2/2025).

Menurut Legistalor dari fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Barsel itu, pentingnya pengawasan terhadap harga bahan pangan seperti beras, telor ayam, daging ayam, minyak goreng, dan bahan pokok lainnya agar tidak melonjak menjelang Ramadan.

Baca Juga :  Dari Isu Nuklir hingga Lingkungan: 750 Pemuda Internasional Cari Solusi Global di AYIMUN

“Kalau tidak diantisipasi dengan matang dan sejak dini, dikhawatirkan harga semua bahan pangan akan terus meroket,” ujarnya.

Selain itu, wanita yang akrab disapa ibu Nurul itu juga menghimbau kepada seluruh pedagang maupun pengusha yang ada di Kabupaten Barsel agar tidak menimbun stok barang untuk meraih keuntungan sepihak, karena hal tersebut tentunya akan menyusahkan dan merugikan masyarakat.

“Kepada pedagang ataupun pengusaha kita berharap, jangan sampai menimbun stok barang untuk meraih keuntungan sediri, jadi harapan kita yang normal-normal saja seperti biasa, jangan sampai ada gejolak atau harga yang melambung tinggi,” pintanya.

Baca Juga :  Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Ia mengatakan, untuk itu kepad Dinas terkait jangan berdian diri menunggu intruksi, inisiatif dengan bergerak turun kelapangan untuk memantau perkembangan harga komoditas, sehingga kalau ada bahan pokok yang naik dapat diantisipasi lebih awal atau dicarikan solusinya.

“Demi memastikan masyarakat dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk sepanjang bulan Ramadan, kita berharap pemerintah segera membuat kebijakan untuk menekan harga barang kebutuhan pokok, agar tidak membebani masyarakat,” kata Nurul Hikmah. (Alifansyah)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman
Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran
Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391
Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset
Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan
DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal
Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi
BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator
Tag :

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:14 WIB

Presiden Prabowo Minta Syarat Rekrutmen TNI Buka Privilese untuk Suku Dayak Pedalaman

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:05 WIB

Wakili Kalteng, Kafilah Murung Raya Sabet Juara III Tilawah Al-Quran

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:13 WIB

Karhutla Mengamuk di Kalimantan dan Sumatera: Titik Panas Kalteng Melonjak Tembus 5.391

Senin, 31 Agustus 2026 - 10:05 WIB

Tak Hanya Korupsi, Ini 13 Jenis Kejahatan yang Masuk Draf RUU Perampasan Aset

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Soal Praperadilan Lodewyk Pusung, Kejagung Tekankan Batas Waktu Pengajuan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 15:14 WIB

DPRD Kalteng Tata Ulang Pos Hibah APBD 2027, Anggaran Dialihkan ke Belanja Modal

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Akhiri Tren Buruk, Inter Miami Bantai Montreal 7-1 Lewat 4 Gol Messi

Minggu, 30 Agustus 2026 - 14:03 WIB

BNPB Jelaskan Aturan Baru MK: Penetapan Bencana Nasional Tak Wajib Penuhi 5 Indikator

Berita Terbaru