Agnez Mo Buka-bukaan Soal Ahmad Dhani: Antara Royalti Lagu dan Video Dukungan DPR

- Jurnalis

Selasa, 18 Februari 2025 - 15:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agnez Mo atau Agnes Monica (Instagram/agnezmo)

Agnez Mo atau Agnes Monica (Instagram/agnezmo)

1TULAH.COM-Agnez Mo akhirnya buka suara mengenai masalah royalti lagu yang melibatkan Ahmad Dhani. Dalam podcast Close The Door bersama Deddy Corbuzier, Agnez Mo mengungkapkan fakta mengejutkan terkait Ahmad Dhani.

Awal Mula Permasalahan

Agnez Mo menceritakan bahwa Ahmad Dhani menghubunginya delapan bulan lalu, bukan untuk membahas royalti lagu, melainkan untuk meminta video dukungan terkait pencalonannya sebagai anggota DPR.

“Delapan bulan yang lalu, makanya gue sebenernya gak enak ini, gue buka di sini. Cuma pada akhirnya… Jadi 8 bulan yang lalu, dia itu ada hubungin, tapi soal minta video (aku) mendukung dia di DPR. Jadi gak ada konteksnya sama sekali sama ini,” beber Agnez Mo dalam YouTube Deddy Corbuzier.

Baca Juga :  Tak Perlu Mahal, Rahasia Gaya Hidup Hijau Luna Maya Cuma Modal Kebiasaan Kecil

Kekecewaan Agnez Mo

Agnez Mo merasa kecewa karena permasalahan ini diputarbalikkan. Ia pun meminta maaf kepada Ahmad Dhani karena terpaksa membuka “kartu AS” dalam masalah ini.

“Nah pada saat itu, gue sebenernya gak mau buka kartunya, hlo. Gue gak enak, aduh mas Dhani, sorry banget kalau aku meski ngomong di sini. Karena gimana ya, jujur aja pada saat aku denger itu sih aku agak kecewa, agak sedih. Kok bisa ya diputerbalikkan begini?” ucapnya.

Penolakan Agnez Mo

Agnez Mo mengaku menolak permintaan Ahmad Dhani untuk membuat video dukungan. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam politik dan tidak bisa memberikan dukungan kampanye.

Baca Juga :  Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

“Sementara gue tahu lah 8 bulan yang lalu, dia memang menghubungi aku untuk kasih dia video mendukung (jadi anggota DPR). (Ahmad Dhani mengatakan), ‘Gimana bisa enggak ngirimin video untuk mendukung aku di DPR?'” ungkap Agnez Mo.

Setelah penolakan tersebut, Ahmad Dhani kembali menghubungi Agnez Mo dan mengajaknya bertemu. Namun, pertemuan tersebut tidak pernah terjadi karena tidak ada konteks yang jelas.

“Terus memang ada dia ngomong juga, ‘Aku rasa kita perlu ketemu.’ Tapi itu tuh gak ada konteksnya. Jadi dia tidak pernah menghubungi (dan berbincang panjang lebar). Ini dia cuma ngajak ketemu. Nah waktu itu kan gue di Amerika, kan,” tandasnya. (Sumber:Suara.com)

 

Berita Terkait

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:17 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru