Pj Gubernur Jakarta Akan Segera Lengser, Teguh Setyabudi: Saya Enjoy Saja

- Jurnalis

Senin, 17 Februari 2025 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM – Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Teguh Setyabudi, ungkapkan pandangannya mengenai nasib karirnya setelah tak lagi menjadi pemimpin Jakarta. Teguh akan lengser setelah pelantikan Pramono Anung dan Rano Karno sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 20 Februari mendatang. Teguh yang sejak tahun 2023 juga menjabat sebagai Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) di Kementerian Dalam Negeri, akui bahwa beliau siap kembali melanjutkan tugasnya setelah selesau masa jabatannya sebagai Pj Gubernur berakhir. Ia juga menyatakan siap jika ada penugasan lain yang diberikan kepadanya.

“Kalau saya kembali ke Dukcapil, ya memang itu di situ. Tapi kalau ada penugasan lain, ya saya siap. Jadi saya sih enjoy saja,” ujar Teguh saat ditemui di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/2/2025).

Baca Juga :  Tegaskan Dukungan Kemerdekaan Palestina di Ponorogo, Prabowo: Free Palestine! Free Palestine!

Dengan status sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN), Teguh mengaku harus siap menerima berbagai tugas yang diberikan, tanpa terjebak dalam politik. Ia mengingatkan kembali terkait bagaimana dirinya dipersiapkan untuk mendalami soal pemerintahan DKI Jakarta oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, pada Oktober 2024 lalu.

“Pak Menteri bilang, ‘Pak Teguh, namanya sudah muncul. Tolong pelajari soal DKI Jakarta. Kalau jadi, jangan sampai nanti malah enggak siap.’ Ternyata meski tak jadi Pj, saya sudah mempelajari banyak hal tentang Jakarta,” ucapnya.

Baca Juga :  KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Teguh menegaskan bahwa selama menjalankan tugas sebagai Pj Gubernur, ia selalu berpegang pada prinsip profesionalisme. Ia juga menolak dikaitkan dengan politik, mengingat dirinya merupakan seorang birokrat yang loyal kepada atasan.

“Saya tidak dibebani dengan berbagai warna politik. Saya PNS yang punya atasan, saya loyal dan dedikasi kepada pimpinan. Sebagai Pj, sewaktu-waktu bisa dicopot,” pungkasnya.

Diketahui, Teguh Setyabudi menjabat sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta sejak 18 Oktober 2024, dan masa tugasnya akan berakhir pada 19 Februari 2025. Sebelumnya, beliau juga mengemban tugas sebagai Pj Gubernur Sulawesi Tenggara pada 2018 dan Pjs Gubernur Kalimantan Utara pada 2020.

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : suara.com

Berita Terkait

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq
Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla
Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 20:17 WIB

KPK Terbitkan Sprindik Baru dalam Pengembangan Kasus Fadia Arafiq

Kamis, 24 September 2026 - 20:16 WIB

Prabowo Siapkan Anggaran dan Alat Berat untuk Cegah Karhutla

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 15:42 WIB

KPK Sebut Bupati Bolmut Diduga Terima Gratifikasi Rp11,14 Miliar

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Berita Terbaru