Dampak Efisiensi Anggaran pada KIP Kuliah: 663 Ribu Mahasiswa Terancam Putus Kuliah

- Jurnalis

Kamis, 13 Februari 2025 - 08:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1TULAH.COM-Kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah baru-baru ini berdampak signifikan pada alokasi dana untuk beasiswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Pemotongan anggaran yang besar ini memicu reaksi keras dari warganet di berbagai platform media sosial.

KIP Kuliah Jadi Trending Topik di X

Di platform X (sebelumnya Twitter), tagar #KIPK menjadi trending topik utama di Indonesia. Mayoritas warganet mengungkapkan kekecewaan dan kemarahan mereka terhadap keputusan pemerintah yang dianggap mengurangi kesempatan mahasiswa dari keluarga kurang mampu untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Salah satu contohnya adalah unggahan dari akun @sbmptnfess, di mana seorang calon mahasiswa yang sangat berharap pada KIP Kuliah mengungkapkan kegelisahannya. Ia tidak tahu lagi bagaimana cara melanjutkan kuliah jika dana KIP Kuliah dipotong, mengingat kondisi ekonominya yang terbatas.

Baca Juga :  Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Rincian Pemotongan Anggaran KIP Kuliah dan Beasiswa

Dalam unggahan tersebut, disertakan pula rincian pemotongan anggaran untuk KIP Kuliah dan beberapa program beasiswa lainnya, seperti Beasiswa Pendidikan Indonesia dan Beasiswa ADIK.

  • KIP Kuliah: Pagu awal sebesar Rp 14,698 triliun dipangkas menjadi Rp 1,310 triliun.
  • Beasiswa Pendidikan Indonesia: Pagu awal sebesar Rp 194 miliar dipangkas menjadi Rp 19,47 miliar.
  • Beasiswa ADIK: Pagu awal Rp 213 miliar dipangkas menjadi Rp 21,3 miliar.
Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Jawa Timur, Presiden Prabowo Hadiri Puncak Resepsi 100 Tahun Pesantren Gontor

Pemotongan anggaran ini diperkirakan akan memiliki dampak yang sangat besar. Sebanyak 663.821 dari 844.174 mahasiswa penerima KIP Kuliah terancam tidak dapat menerima dana bantuan pada tahun 2025, sehingga berpotensi putus kuliah. Selain itu, 12 penerima Beasiswa Pendidikan Indonesia di luar negeri untuk program S3 juga berisiko terlantar.

Warganet tidak tinggal diam melihat kondisi ini. Mereka mengecam tindakan pemerintah yang dianggap tidak berpihak pada rakyat kecil. Banyak yang menyebut pemerintah “zalim” dan “tidak punya hati nurani” karena tega memangkas anggaran pendidikan yang sangat penting bagi masa depan generasi muda. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap
Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong
Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an
Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi
DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang
Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks
Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus
Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 05:15 WIB

Soroti Kesenjangan Infrastruktur, DPRD Kalteng sebut 61 Persen Jalan Kabupaten/Kota Belum Mantap

Sabtu, 26 September 2026 - 05:04 WIB

Pihak Ferdy Sambo Bantah Temuan Ombudsman Soal Fasilitas Sel Mewah di Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 - 16:30 WIB

Heriyus: MTQ XI Harus Jadi Momentum Mengamalkan Nilai Al-Qur’an

Jumat, 25 September 2026 - 16:10 WIB

Diduga Peras Indomaret hingga Minta Diskon Rumah 70 Persen, Bupati Gowa Jadi Tersangka Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 13:45 WIB

DPRD Kalteng Minta Pelayanan Kesehatan di Wilayah Terpencil Diprioritaskan, Jarak Jangan Jadi Penghalang

Jumat, 25 September 2026 - 13:19 WIB

Komdigi Pastikan Surat Pemadaman Internet Nasional 25–27 September 2026 Adalah Hoaks

Jumat, 25 September 2026 - 06:10 WIB

Usut Pungli Rp150 Ribu dan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong, Ditjenpas Jabar Turunkan Tim Khusus

Jumat, 25 September 2026 - 05:40 WIB

Gandeng BRIN dan Ilmuwan, BPGMN Siapkan AI dan Teknologi Water Injection Cegah Karhutla

Berita Terbaru