Barbie Hsu Meninggal, Kasus Flu di Jepang Jadi Sorotan Publik

- Jurnalis

Selasa, 4 Februari 2025 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)

Ilustrasi virus (Freepik.com/freepik)

1TULAH.COM – Aktris asal Taiwan, Barbie Hsu, meninggal dunia pada usia 48 tahun akibat komplikasi dari flu yang berkembang menjadi pneumonia.

Kejadian ini terjadi setelah ia terpapar flu saat berlibur di Jepang pada akhir Januari 2025 untuk merayakan Tahun Baru Imlek.

Pada 29 Januari 2025, Barbie mulai merasakan gejala flu dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.

Namun, meskipun mendapatkan perawatan medis dua kali, kondisinya terus memburuk hingga ia meninggal pada 2 Februari 2025 di sebuah rumah sakit di Tokyo.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Di Jepang sendiri, pada periode tersebut, jumlah kasus flu mengalami lonjakan luar biasa, bahkan mencapai rekor tertinggi pada akhir Desember 2024.

Akibatnya, rumah sakit dan apotek di Jepang mengalami kekurangan pasokan obat flu karena distribusi stok yang tidak merata serta praktik penimbunan oleh beberapa lembaga medis.

Sebagai respons terhadap wabah flu yang meluas, otoritas kesehatan Jepang mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker dan menerapkan kebiasaan mencuci tangan yang baik guna mencegah penyebaran lebih lanjut.

Baca Juga :  Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Di samping itu, Jepang juga sedang berhadapan dengan wabah flu burung yang cukup parah, yang telah menyebabkan pemusnahan sekitar 5 juta burung di lima prefektur pada Januari 2025.

Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang bahkan mengingatkan bahwa wabah flu burung ini belum menunjukkan tanda-tanda akan mereda dalam waktu dekat.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki
Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?
Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout
Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu
Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya
Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini
Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan
Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 16:03 WIB

Ketika Cinta Dibungkus Kontrol: Mengurai Toxic Masculinity dan Dampak Buruk Patriarki

Sabtu, 4 Juli 2026 - 19:34 WIB

Mengupas Mitos MSG: Benarkah Penyedap Rasa Ini Berbahaya bagi Kesehatan?

Rabu, 13 Mei 2026 - 07:24 WIB

Tren “One Outfit, Multiple Activity”: Rahasia Tampil Stylish Saat Olahraga dan Hangout

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:30 WIB

Tak Tercapai, Siap-siap Disuspend! BGN Wajibkan SPPG Tambah Kuota Ibu Hamil & Balita dalam 2 Minggu

Sabtu, 9 Mei 2026 - 09:24 WIB

Waspada Hantavirus di Indonesia: 23 Kasus Terdeteksi, Ini Gejala dan Cara Pencegahannya

Jumat, 24 April 2026 - 13:00 WIB

Waspada! 50% Anak Usia 3-14 Tahun Terpapar Risiko Diabetes Akibat Kebiasaan Ini

Selasa, 14 April 2026 - 12:55 WIB

Jaga Stamina Jelang Haji, Ini Latihan Fisik yang Dianjurkan

Senin, 13 April 2026 - 22:25 WIB

Sering Pakai HP? Ini Risiko Sebenarnya yang Perlu Diketahui

Berita Terbaru